BeritaBulelengDaerahPendidikan
Trending

KPU Buleleng Sosialisasi Pemilu, Sasar Anak Sekolah

SNGARAJA, Jarrak Pos Bali – Mendekati tahun pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng mengadakan sosialisasi yang menyasar anak sekolahan.

Untuk menyukseskan pemilu pada tahun 2024 nanti, KPU Buleleng mulai melakukan sosialisasi khususnya kepada para pemilih pemula.

Pada hari Senin, 23 Mei 2022 pukul 08:30 WITA, KPU Buleleng mensosialisasikan mengenai pemilu kepada siswa-siswi SMA Negeri 2 Singaraja.

Bertempat di aula sekolah, puluhan orang siswa mengikuti sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemilu.

KPU Buleleng lakukan sosialisasi di SMA 2 Singaraja
Pemahaman yang diberikan mengenai pentingnya pemilu kepada pemilih pemula. Foto: Franz Jr.
[irp]

Bertajuk “KPU Goes To School”, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih khususnya pemilih pemula.

Hal ini juga ditegaskan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Gede Bandem Samudra.

“Tujuannya agar para siswa yang merupakan pemilih pemula dapat menggunakan hak pilih mereka,” ujar Gede Bandem Samudra.

Gede Bandem Samudra juga menjelaskan bahwasanya kegiatan berupa pemahaman yang ditujukan bagi pemilih pemula akan terus dilakukan.

“Kami rutin melakukan sosialisasi ini, karena merupakan progam dari KPU Buleleng,” jelasnya lagi.

KPU Buleleng lakukan sosialisasi di SMA 2 Singaraja

[irp]

Sementara itu, Kadek Bagas Laksmana, siswa Kelas XI MIPA 1; merasa sangat terbantu dengan adanya sosialisasi pemilu ini.

Terlebih lagi bahwa dirinya yang merupakan pemilih pemula dan belum berpengalaman.

“Dengan adanya sosialisasi ini dapat mengetahui arti penting dari pemilu,” ujar Bagas.

[irp]

Dalam sosialisasi selama satu jam itu, selain dijelaskan mengenai tanggal pemilu yakni 14 Februari 2022 dan juga penyelenggaranya.

Selain itu, diberikan pemahaman mengenai cara menjadi pemilih cerdas, seperti mengenal visi misi serta rekam jejak calon pemimpin.

Lalu menolak politik uang, serta berhati-hati terhadap hoaks yang beredar di media sosial terkait pemilu.

Tak hanya itu saja, diberikan pemahaman bahwa satu suara yang diberikan sangat berarti bagi masa depan bangsa dan negara. (fJr/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button