Ditengah Pandemi Gelontorkan Beras di Banjar Tlugtug, Bima Nata Harapkan Program Sentuhan Masyarakat Dilanjutkan

BADUNG, jarrakposbali.com | Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Petang, Made Bima Nata sangat mengapresiasi kehadiran ketiga Anggota Legislatif Fraksi PDI Perjuangan, yang berkomitmen turun ke tengah-tengah masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial untuk membantu meringankan beban masyarakat ditengah terjangan pandemi Covid-19.
Sebagai kader partainya wong cilik, Bima Nata menyatakan, kegiatan Bakti Sosial PDI Perjuangan sebagai bukti nyata mengungkapkan rasa bakti dan sayangnya kepada Krama Desa Adat Tlugtug, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung.
Bahkan, Bima Nata mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran I Bagus Alit Sucipta, SH., (Anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Badung), I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE.,MM., atau ARW (Anggota DPR RI Dapil Bali) dan I Gusti Lanang Umbara, S.Sos., (Anggota DPRD Kabupaten Badung Dapil Petang) dengan menggelontorkan sejumlah paket beras di Banjar Adat Tlugtug, Desa Carangsari, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, pada Sabtu (12/2/2022).

Terlebih lagi, kehadiran ketiga kader militan banteng moncong putih dengan membagikan beras disebutnya baru Banjar Adat Tlugtug di Desa Carangsari yang satu-satunya menerima gelontoran sejumlah paket beras.
Apalagi, kegiatan Bakti Sosial sebagai program partai PDI Perjuangan yang dijalankan secara gotong royong. Artinya pihaknya menyisihkan gaji kantong pribadi yang sumbernya berasal dari Bagus Alit Sucipta, Agung Rai Wirajaya dan Gusti Lanang Umbara serta Made Bima Nata yang dikumpulkan secara bersama-sama dan dibelikan sejumlah beras serta dikembalikan untuk kepentingan masyarakat di Banjar Adat Tlugtug.
Oleh karena itu, hal yang terpenting, kehadirannya ditengah-tengah masyarakat membawa bukti nyata berupa beras, yang bertujuan membantu masyarakat yang terdampak pandemi.
Untuk itu, Bima Nata kembali menegaskan, bahwa partai PDI Perjuangan terus berada bersama rakyat dan bergerak bersama dalam satu barisan, untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat.
Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan Krama Banjar Adat Tlugtug agar tetap kompak dan bersatu padu serta saling mendukung, sehingga roda pembangunan di Kabupaten Badung bisa berjalan sesuai harapan bersama.
Dengan demikian, pihaknya berupaya menyerap aspirasi masyarakat yang berkembang di Banjar Adat Tlugtug diantaranya pembangunan finishing Bale Banjar Adat Tlugtug.

Soal program upacara Nyekah Massal yang akan digelar di Banjar Adat Tlugtug, pihaknya berkoordinasi dengan Bagus Alit Sucipta dan juga Anggota DPRD Kabupaten Badung, Gusti Lanang Umbara agar bisa merealisasikan program Banjar Adat Tlugtug.
“Kita akan fasilitasi dan dibantu oleh Pak Bupati Badung serta dikawal hingga terealisasi program Nyekah Massal di Banjar Adat Tlugtug,” ungkapnya.
Sementara itu, soal tembok penyengker, pihaknya bersama Kelian Dinas juga berkoordinasi dengan Bagus Alit Sucipta selaku Anggota DPRD Provinsi Bali, untuk di Provinsi Bali difasilitasi melalui bansos DPRD Provinsi Bali dan akan dianggarkan 300 juta rupiah. Untuk hal lainnya, akan berbagi tugas dengan Anggota DPR RI dan akan difasilitasi melalui bantuan CSR oleh Agung Rai Wirajaya.
Hal senada juga diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Badung Dapil Petang, I Gusti Lanang Umbara, S.Sos., yang menyatakan, bahwa kehadiran Bagus Alit Sucipta dan ARW atau Agung Rai Wirajaya pada masa pandemi sangat diharapkan Krama Banjar Adat Tlugtug sebagai bentuk perhatian dan rasa sayangnya, dengan bukti nyata disalurkan bantuan beras.
Untuk itu, Bima Nata mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Bagus Alit Sucipta dan ARW atau Agung Rai Wirajaya ditengah-tengah masyarakat dengan menggelontorkan sejumlah beras dan kedepannya diharapkan program-program seperti ini yang menyasar untuk kepentingan masyarakat agar tetap berkelanjutan. (JP)



