Pemkab Karangasem dan Tokoh Lintas Agama Serukan Toleransi Sambut Nyepi Caka 1948 dan Ramadhan

KARANGASEM, Jarrakposbali.com | Pemerintah Kabupaten Karangasem bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para tokoh lintas agama secara resmi menandatangani Seruan Bersama dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, Pada Senin 9/3/2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga suasana yang aman, damai, serta penuh toleransi agar seluruh umat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk.
Penandatanganan seruan bersama tersebut menjadi simbol kuat dari semangat persatuan dan keharmonisan masyarakat Karangasem yang selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. Dalam kesempatan tersebut, seluruh pihak sepakat untuk saling menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing, menjaga ketertiban, serta menciptakan situasi yang kondusif di tengah masyarakat.
Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, SE., yang hadir bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, SH, MH., menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Par tersebut, Karangasem memiliki kekuatan besar dalam keberagaman yang hidup berdampingan secara harmonis. Nilai-nilai kebersamaan yang telah diwariskan oleh para leluhur harus terus dijaga agar masyarakat tetap hidup rukun, damai, dan saling menghormati.
โMomentum Hari Suci Nyepi dan bulan suci Ramadan yang berlangsung hampir bersamaan ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk menunjukkan kedewasaan dalam beragama serta memperkuat rasa persaudaraan. Mari kita jaga kesucian hari raya ini dengan saling menghormati dan menjaga ketertiban bersama,โ ujar Bupati.
Sementara itu, Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa juga mengajak seluruh masyarakat Karangasem untuk menjadikan momentum ini sebagai penguat nilai-nilai toleransi dan solidaritas sosial. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama aparat keamanan serta seluruh elemen masyarakat akan terus bersinergi dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Seruan bersama tersebut juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan semangat โMenyama Brayaโ, yakni semangat persaudaraan yang menjadi kearifan lokal masyarakat Bali. Dengan menjunjung tinggi nilai tersebut, diharapkan kehidupan bermasyarakat di Karangasem tetap harmonis meskipun di tengah keberagaman keyakinan dan tradisi.
Melalui komitmen bersama ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap pelaksanaan Hari Suci Nyepi Caka 1948 maupun ibadah di bulan suci Ramadan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian, sehingga masyarakat dapat merasakan makna spiritual dari masing-masing perayaan keagamaan secara lebih mendalam.(Rno)



