Pencanangan Pelaksanaan Program Desa Kerti Bali Sejahtra Secara Virtual di Kantor Desa Bebandem.

KARANGASEM,JARRAKPOSBALI.com | Kegiatan Pencanangan Pelaksanaan Program Desa Kerti Bali Sejahtera Secara Virtual bertempat di Kantor Desa Bebandem, Kecamatan Bebandem. Sabtu 16 Oktober 2021.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Karangasem I Gede Dana,S.Pd. M.Si, Wakil Bupati Karangasem Dr.I Wayan Artha Dipa,S.H., M.H., Waka Polres Karangasem Kompol Dewa Putu Gede Anom Danujaya,S.H.,S.IK.,M.H, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta, ST.,MT , Anggota DPRD Kab. Karangasem Dapil Bebandem I Made Wirta, SH, Kepala BPSDM Propinsi Bali I Gede Darmawa, Kepala BKPSDM Kabupaten Karangasem I Gusti Gede Rinceg, Plt. Kepala Dinas PMD I Komang Agus Sukasena, Kapolsek Bebandem AKP I Wayan Gede Wirya, M.Ap, Camat Bebandem. Drs. I Gusti Ayu Putu Wija Sri Anjani, Danramil Bebandem diwakili oleh Pelda I Made Karda, Perbekel Se-kecamatan Bebandem, Ketua MDA Kabupaten Karangasem I Ketut Alit Suardana SH. , Bendesa Adat Bebandem, Perangkat Desa dan Ketua PKK Kecamatan Bebandem.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Doa Bersama, selanjutnya dilaksanakan testimoni dari masing-masing perwakilan Desa secara Virtual.
Gubernur Bali Dr. I Wayan Koster dalam sambutannya memaparkan terkait Program Desa Kerti Bali Sejahtara terdapat dua Program diantaranya, Program Prioritas meliputi, Pengelolaan Sampah berbasis Sumber, Pembatasan Timbunan Sampah Plastik Sekali Pakai, Perlindungan Danau, Mata Air, dan Laut, Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali, Sistem Pertanian Organik.
Program Pendukung meliputi, Pelestarian Dan Pengalian Seni Tradisi yang ada di Desa Adat, Penguatan dan Perlindungan tari Saktal Bali yang terkait dengan Tari Sakral di Desa Adat Setempat, Hari Penggunaan Busana Adat, perlindungan dan penggunaan Bahasa Aksara dan Sastra Bali serta Penyelengaraan Bulan Bahasa Bali, Perlindungan Pura, Pratima, dan Simbol Keagamaan, Sistem Pengamanan Lingkungan terpadu Berbasis Desa adat, Pelestarian Tanaman Lokal Bali sebagai tanaman Gumi Banten, Puspa Dewata, Usada dan Penghijauan, Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali.

Gubernur Bali menyapaikan “terkait Pencanangan Program KBS sesuai dengan Gerakan Semesta Berencana Membangun Bali dari Desa Wujudkan Desa Trisakti Bung Karno.
Diharapakan agar semua Tim yang ada di Kecamatan untuk bersinergi dalam program KBS sehingga apa yang menjadi tujuan dapat dilakukan secara Optimal”, ucapnya.
Disamping itu, Koster menambahakan, “terkait penanganan Covid-19 agar masing-masing Bupati bekerja secara maksimal untuk mengurangi penularan, serta kegiatan Vaksinasi agar di tingkatkan lagi”, ujarnya.
Bupati Karangasem dalam penyampaiannya mengatakan, “akan siap dengan program KBS, dimana untuk Kabupaten Karangasem akan menyiapkan sejumlah 4.828 orang di 75 Desa 3 Kelurahan, dimana dari beberapa Desa Komoditas unggulan dibidang pertanian diantaranya Jambu Mente, Kacang Tanah di Kecamatan Kubu serta Salak di Kecamatam Bebandem”, pungkas I Gede Dana. /je



