Berita

Puluhan Pegawai Kejari Jembrana Tak Gentar Ditest Urine Mendadak

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Usai apel pagi, sejumlah pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Jembrana dikagetkan dengan pelaksanaan tes urine, bekerjasama dengan pihak RSUD Negara, Senin (7/11/2022).

Namun meskipun dilaksanakan secara mendadak, satupun pegawai tak gentar menghadapi tes urine tersebut. Sebanyak 51 pegawai mengikuti tes urine tersebut secara bergiliri, untuk memastikan bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Menurut Kasipidum Kejari Jembrana Delfi Trimariono, tes urine secara mendadak yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari Kejaksaan Agung tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Tahun (RAN-P4GN) 2020-2024.

“Penyalahgunaan narkoba tidak hanya bisa dilakukan orang biasa dan masyarakat umum, tetapi juga bisa bisa dilakukan oleh aparat penegak hukum,” terangnya, Senin (7/11/2022).

Karena itu menurutnya, test urine sangat penting dilakukan di lingkungan pegawai dan penegak hukum. Jangan sampai aparat penegak hukum justru menyalahgunakan narkoba.

Dari hasil test urine terhadap 51 pegawai di lingkungan Kejari Jembrana tidak ada yang positif narkoba. Hanya saja ada tiga orang yang mengikuti tes urine dalam kondisi sakit dan mengkonsumsi obat terdeteksi positif.

“Tapi dari pengecekan lebih lanjut ternyata mengkomsumsi obat untuk menyembuhkan sakitnya. Tidak ada yang positif mengandung narkotika,” pungkasnya.(ded/megga)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button