BeritaBulelengDaerahKeagamaanPendidikan
Trending

Teruna-Teruni Desa Adat Tista Ikuti Pasraman

Jaga dan Lestarikan Adat Budaya

SINGARAJA, jarrakposbali.comTeruna teruni dan krama adat di Desa Adat Tista mengikuti pasraman yang berisi serangkaian kegiatan.

Desa Adat Tista, Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng menggelar kegiatan yang sangat menarik bagi generasi mudanya.

Mereka menggelar kegiatan pasraman menjaga dan melestarikan adat serta budaya Bali yang ditujukan bagi teruna teruni serta krama adatnya.

Kelian Desa Adat Tista, Nyoman Supardi Maha Putra., S.H., M.M., menyebutkan bahwa kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 24 September sampai dengan 2 Oktober 2022

Bertempat di Desa Adat Tista, Desa Baktiseraga, kegiatan ini bertema: Menggali dan Membina Seni Wali, Seni Bebali, dan Pembinaan Sekaa Gong Suara Ulangun.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembinaan terhadap generasi muda Hindu,” kata Supardi.

“Untuk menghadapi era globalisasi digitalisasi sebagai benteng menjaga keajegan adat,” ungkapnya.

“Sebanyak 100 orang mengikuti kegiatan ini,” imbuh Supardi yang pernah menjabat Kabag Sumda Polres Buleleng.

Pasraman yang bertujuan untuk menjaga dan melestarikan adat budaya Bali
Pasraman yang bertujuan untuk menjaga dan melestarikan adat budaya Bali. Foto: Ist.

Supardi mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini para teruna teruni (pemuda pemudi) Desa Adat Tista langsung diajak untuk praktek berkarya.

Seperti praktek kemampuan membuat sarana upakara yang tentunya juga untuk melestarikan seni budaya dan kearifan lokal.

Hadirkan beberapa narasumber

Dalam pasraman ini juga hadir beberapa narasumber yang langsung memberikan materi yang berkaitan dengan tema kegiatan.

Antara lain Jro Mangku Putu Caya, Jro Mangku Made Ngurah Pertama, dan Kadek Yoga Semadi untuk peningkatan seni budaya tabuh gong.

Lalu pemateri sarana prasarana upacara, Jro Komang Suardana dan Jro Tukang Kadek Dariani; pemateri pesantian oleh Jro Mangku Ketut Wisniayu, dan Ketut Sudarna.

Bersamaan dengan kegiatan ini, Kelian Desa Adat Tista mengucapkan banyak terima kasih kepada Gubernur Bali, Wayan Koster; atas perhatiannya terhadap adat Bali.

Supardi juga berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkesinambungan serta meningkatkan edukasi bagi generasi muda Hindu.

“Berharap edukasi generasi Hindu dapat meningkat melalui pemahaman tentang konsep dasar agama Hindu baik konsep tatwa, susila, dan upakara,” pungkasnya. (fJr/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button