BeritaBulelengDaerahPariwisata
Trending

Berkonsep Wisata Edukasi, Petik Stroberi di Wiwanda Agrow

SINGARAJA, jarrakposbali.com –  Mengambil konsep wisata edukasi, Wiwanda Agrow ajak petik stroberi dengan rasa yang berbeda.

Berbagai konsep dalam wisata memang selalu berkembang, salah satunya konsep wisata edukasi di Kabupaten Buleleng.

Dengan mengusung konsep yang berbeda, Wiwanda Agrow, objek wisata petik stroberi; di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng tawarkan sensasi berbeda.

Tak hanya memberikan pengalaman memakan buah langsung di kebun hidroponik stroberi, namun juga mengusung konsep wisata edukasi bagi pengunjung khususnya generasi milenial.

Gede Adi Mustika, pemilik usaha Wiwanda Agrow; mengatakan, selain menjadi wisata agro, tujuan utamanya adalah mengenalkan potensi pertanian yang dimiliki Desa Pancasari yakni stroberi.

Gede Yok – sapaan akrabnya, bahkan bertekad ke depan menjadikan Desa Pancasari sebagai lumbung stroberi.

“Saya ingin mengajak petani-petani disini untuk menjadikan desa ini sebagai klaster stroberi,” ujarnya pada Rabu, 28 September 2022.

“Bukan justru di Bedugul,” lanjutnya.

Wiwanda Agrow di Desa Pancasari
Wiwanda Agrow di Desa Pancasari. Foto: Franz Jr.

Melalui wisata edukasi ini diharapkan dapat mendorong kecintaan anak muda  terhadap bidang pertanian yang dilakukan sembari berwisata.

Ia juga berharap selepas berkunjung dan berinteraksi langsung dengan petani, pengunjung mempunyai ketertarikan untuk berkecimpung di bidang pertanian.

“Kita ubah mindset anak muda bahwasannya bertani itu kotor atau bertani itu kampungan. Kita berdasi maupun berseragam juga bisa,” jelasnya.

“Saya petani yang hingga kini tidak memiliki cangkul,” seloroh Gede Yok.

Ia menyebutkan bahwa Wiwanda Agrow  cukup ramai dikunjungi baik untuk mencoba stroberi sachinoka maupun yang penasaran dengan proses pembudidayaan melalui metode hidroponik.

Sekedar diketahui, Wiwanda Agrow hingga kini eksis mengembangkan sedikitnya 15 jenis stroberi, empat di antaranya menjadi unggulan: sachinoka, jumbo es bali, sweet stars dan rosalinda.

Gede Yok mengklaim pihaknya merupakan satu-satunya pembudidaya stroberi di Bali yang menggunakan media tanam hidroponik di dalam green house.

Ia mengungkapkan bahwa keunggulannya adalah kebun tidak kotor karena tidak menggunakan tanah, lalu menghindari hujan lebat atau angin kencang. (fJr/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button