Hari Valentine, Toko Bunga Kebanjiran Rejeki, Kakek Rela Rogoh Kocek Hingga Ratusan Ribu Rupiah

BADUNG, jarrakposbali.com | Perayaan Hari Valentine yang dirayakan setiap tanggal 14 Pebruari kini semakin membudaya.
Tidak hanya di kalangan kaum muda, namun, pasangan yang sudah akil- balik pun turut merayakan Hari Valentine.
Ungkapan kasih sayang di Hari Valentine tersebut memang identik dengan pemberian gift atau hadiah kecil kepada orang yang dikasihi berupa bunga mawar merah atau merah muda disertai kue coklat. Banyaknya yang membeli gift ini membuat toko- toko bunga benar- benar ketiban rezeki nomplok.

Harga bunga mawar yang biasa dijual hanya Rp.3 000,00- Rp.5 000,00 per tangkai kini dibandroll harga Rp.7.000,00-Rp.Rp.15 000,00 per batang Bahkan, satu rangkaian bunga bouqet yang biasa dijual Rp.100.000, ini bisa mencapai Rp. 400.000. Itupun tetap laku laris manis diserbu pembeli.
Hal tersebut diungkapkan I Gusti Ngurah Sutangeb selaku Owner Toko Bunga Sekar Mirah Florist yang berlokasi di Jalan Beraban, Banjar Taman Kerobokan, Kabupaten Badung, pada Senin (14/2/2022).
“Sejak kami baru buka pagi tadi, sudah mulai ramai yang datang beli bunga, khususnya rangkaian bunga mawar. Kalau di daerah Kerobokan disini, pembelinya masih didominasi para bule.Disamping para anak muda,” tuturnya.
Sementara itu, Saudaranya yang bernama Gusti Ngurah Sugalung sebagai penjaga toko cabang di Banjar Dajan Peken Tabanan mengatakan, bahwa di Hari Valentine ini terjadi lonjakan pembeli.
“Astungkara, berkat Valentine kami dapat kecipratan rezeki, karena selama pandemi ini omset penjualan kami merosot drastis, karena hotel- hotel yang biasanya berlangganan bunga kini tidak ngorder bunga lagi, ungkap Sugalung.

Sementara itu, Gede Suastika selaku pemilik Toko Bunga Tunjung Florist di kawasan toko bunga di Jalan Sutoyo,Denpasar juga mengalami hal yang sama.
“Selama pandemi toko kami sering sepi,namun syukur saat hari- hari tertentu, seperti perayaan Valentine ini pembelinya meningkat pesat, terutama bunga mawar, meskipun terjadi lonjakan harga,” pungkasnya.
Di sisi lain, ada kisah menarik terpantau awak media, dimana seorang kakek ikut berdesak-desakan di salah satu toko bunga di daerah Kuta Utara.
“Saya juga mau bervalentinan. Ini saya sudah beli rangkaian khusus seharga Rp.300.000 buat istri saya,” ucap Kakek yang tidak sempat ditanya namanya itu, sembari tergopoh- gopoh meninggalkan toko bunga itu. (Red)



