Berita

Lampu Jalan Banyak Mati, Netizen Kritik Pemkab Jembrana Melalui Medsos

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Pemerintah Kabupaten Jembrana kali ini kembali mendapat kritikan pedas dari netizen melalui media sosial facebook (fb). Berharap harapan netizen tersebut didengar dan segera ada tindak lanjut.

Adalah pemilik akun fb Ajik Tunak menuliskan unggahan di akun Kabar Jembrana terkait banyaknya lampu penerang jalan yang padam. Bahkan dalam unggahannya, dia menyebutkan sudah sering melaporkan kondisi tersebut kepada pihak terkait, namun tidak pernah mendapat tanggapan.

Aji Tunak dalam unggahan, Jumat 24 Nopember 2023, juga menyebutkan titik lokasi lampu-lampu penerangan jalan yang mati. Diantara dari Desa Awen menuju Muara, Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana.

Kondisi tersebut membuat situasi gelap pada malam hari dan dinilai sangat membahayakan pengguna jalan serta rawan kejahatan. Mengingat jalan tersebut merupakan kawasan padat arus lalu lintas.

Pemilik akun Aji Tunik juga mempertanyakan anggaran untuk lampu penerangan jalan. Semestinya anggaran tersebut digunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat. Tentu saja unggahan tersebut mendapat tanggapan beragam dari sejumlah netizen.

“Dimana anggaran lampu penerang jalan. Lampu-lampu jalan mati, semua menjadi gelap malam hari. Tolong segera ditindaklanjuti,” ujarnya dalam unggahan.

Terkait hal tersebut, Kabid Perhubungan Pemkab Jembrana Gede Ariadi dikonfirmasi melalui telpon menjelaskan, anggaran yang disiapkan untuk lampu penerangan jalan sangat terbatas.

Dari empat ribu lebih titik lampu penerangan jalan yang ada, anggaran yang diberikan pertahunnya hanya tujuh ribu lebih. Dengan anggaran itu, menurut Ariadi jelas tidak bisa mengatasi semuanya.

“Dengan anggaran yang terbatas, tentu kami menggambil langkah prioritas. Biasanya wilayah-wilayah rawan gangguan keamanan kami utamakan,” ujarnya, Sabtu (25/11/2023).

Untuk wilayah Desa Awen hingga Muara, Pengambengan, pihaknya segera akan melakukan pengecekan titik-titik lampu yang mati untuk segera diganti.

“Segera kami cek ke lokasi dan akan kita ganti yang mati. Kebetulan lampu-lampu untuk pengadaan pada anggaran perubahan baru datang. Termasuk wilayah-wilayah lainnya segera kita cek,” pungkasnya.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button