38 Ogoh-Ogoh Mini Warnai Jalur 11 Amlapura, Kreativitas Anak PAUD/TK Semarakkan Semangat Pelestarian Budaya

KARANGASEM, Jarrakposbali.com | Suasana meriah dan penuh keceriaan mewarnai kawasan Jalan Veteran atau Jalur 11 Amlapura pada Kamis (12/3), saat ribuan anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) dari berbagai wilayah di Kabupaten Karangasem mengikuti Pawai Ogoh-Ogoh PAUD se-Kabupaten Karangasem. Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) bersama Bunda PAUD Kabupaten Karangasem Ny. Mas Parwata, didampingi jajaran Forkopimda serta para pejabat daerah.
Sebanyak 38 ogoh-ogoh mini hasil karya kreativitas anak-anak bersama para guru dan orang tua turut diparadekan dalam kegiatan tersebut. Sekitar 3.000 peserta yang terdiri dari anak-anak PAUD/TK, orang tua, serta para guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Karangasem memadati jalur pawai dengan penuh semangat dan kegembiraan.
Dengan mengenakan berbagai kostum bernuansa adat Bali, para peserta tampak antusias mengarak ogoh-ogoh mini yang dibuat dengan beragam bentuk dan karakter unik. Kreativitas yang ditampilkan tidak hanya memperlihatkan keterampilan seni, tetapi juga mencerminkan upaya memperkenalkan nilai-nilai budaya Bali kepada generasi muda sejak usia dini.
Kegiatan ini mengusung tema “Raksateng Kumara, Ngraksa Budaya Ngelimbakang Karangasem Agung”, yang memiliki makna penting tentang upaya menjaga dan melestarikan budaya melalui pendidikan karakter sejak masa kanak-kanak. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal tradisi ogoh-ogoh yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan menjelang Hari Raya Nyepi.
Bupati Karangasem Gus Par dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas antusiasme seluruh peserta dan pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan pawai ogoh-ogoh anak-anak tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga sarana edukasi budaya yang sangat penting bagi generasi penerus.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita menanamkan kecintaan terhadap budaya Bali sejak dini. Anak-anak tidak hanya belajar berkreasi, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan gotong royong,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karangasem berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang mampu memperkuat pendidikan karakter, seni, dan budaya bagi anak-anak. Menurutnya, generasi muda merupakan aset penting yang akan melanjutkan dan menjaga kelestarian budaya Bali di masa depan.
Bunda PAUD Kabupaten Karangasem Ny. Mas Parwata juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kreativitas, serta kecintaan anak-anak terhadap warisan budaya daerah. Peran guru dan orang tua dalam mendampingi proses pembuatan ogoh-ogoh hingga pelaksanaan pawai dinilai menjadi bagian dari pendidikan yang menyenangkan bagi anak-anak.
Pawai ogoh-ogoh ini menempuh rute dari Jalan Veteran (Jalur 11) hingga berakhir di GOR Gunung Agung Amlapura. Sepanjang perjalanan, masyarakat yang berada di sekitar jalur pawai tampak antusias menyaksikan parade yang dipenuhi warna, kreativitas, dan semangat kebersamaan tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan yang menarik, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, guru, serta orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak sekaligus melestarikan budaya Bali.
Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas yang ditampilkan, Pawai Ogoh-Ogoh PAUD tahun ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan menjaga budaya Bali, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun Karangasem yang agung, berbudaya, dan berkarakter.(Rno)



