Dibuka Usai Nyepi, Pelabuhan Ketapang Diserbu Pengendara

BANYUWANGI, jarrakposbali.com |Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi resmi dibuka, Jumat 4 Februari 2022, setelah sebelumnya ditutup karena hari Raya Nyepi tahun Caka 1944, mengikuti penutupan pelabuhan Gilimanuk.
Sejak dibuka tadi pagi tepat pukul 05.00 Wita, pelabuhan Ketapang justru diserbu
pengendara yang hendak menyebrang ke Bali. Didominasi oleh sepeda motor, sedangkan mobil pribadi dan truk jumlahnya jauh lebih sedikit.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, pengendara yang menyebrang ke Bali tersebut bukannya sebelumnya sempat terjebak, namun karena sebelum nyepi mereka ke Jawa untuk berlibur.
“Kemarin sebelum nyepi saya pulang ke Jawa, sekarang balik lagi ke Bali karena harus kerja,” ujar Didin, salah seorang warga Banyuwangi yang mengaku berjualan bakso di Denpasar, Jumat (4/3/2022).

Dia bersama keluarganya sengaja pulang kampung ke Jawa lantaran tidak ingin gelap-gelapan di Bali saat Nyepi. Disamping itu, libur nyepi dia maanfaatkan untuk kumpul bersama keluarga di kampung halamannya.
Informasi yang diproleh dari otoritas pelabuhan Gilimanuk, pasca dua pelabuhan dibuka, volume kendaraan yang masuk Bali lebih banyak ketimbang kendaraan yang keluar Bali atau yang menyebrang dari Gilimanuk menuju pelabuhan Ketapang.
Ini lantaran sebelum nyepi banyak warga perantauan asal Jawa yang mengais rejeki di Bali memilih pulang kampung karrena libur Nyepi dan setelah Nyepi mereka secara bersamaan kembali ke Bali.
Sehingga ada peningkatan volume kendaraan masuk Bali setelah pelabuhan dibuka kembali. Peningkatan terjadi pada kendaraan roda dua. Sedangkan kendaraan lain seperti mobil pribadi, bus dan truk volumenya normal.
Kordinator Satpel BPTD Pelabuhan Gilimanuk I Nyoman Sastrawan dikonfirmasi membenarkan volume kendaraan masuk Bali pasca dibuka pelabuhan mengalami peningkatan. Menjelang siang normal kembali seperti biasanya.(ded)



