Umanis Galungan, Sangeh Dan Tirta Taman Mumbul Dibanjiri Pengunjung, Pedagang Didominasi Warga Lokal

MANGUPURA, jarrakposbali.com | Setelah tiga kali Hari Raya Galungan daerah tujuan wisata di Bali ditutup,atau kalaupun ada yang dibuka untuk wisatawan tentunya harus mengikuti prokes yang amat ketat mengingat sudah dua setengah tahun kita dilanda pandemi.
Dan berkat melandainya kasus baru menyusul diberikannya kelonggaran prokes oleh Bapak Presiden akhirnya mayarakat yang merayakan Hari Raya Galungan tahun ini dapat lebih leluasa bersenang- senang mengunjungi obyek wisata favoritnya.
Salah satu obyek Wisata yang menjadi destinasi favorit yaitu DTW Sangeh dan DTW Tirta Taman Mumbul yang lokasinya masih berada di satu wilayah yaitu wilayah Desa Adat Sangeh.

Seperti telah diketahui,DTW Sangeh sejak lama menjadi tujuan wisata utama di Kabupaten Badung,Bali.Di sini wisatawan dapat bermain- main dengan ratusan,bahkan ribuan ekor kera yang jinak.Lingkungan alamnya juga ditata dengan indah dan apik,lebih- lebih rimbunan hutan pohon pala yang homogen yang usianya ratusan tahun sungguh menciptakan suasana sejuk dan nyaman yang membuat pengunjung makin betah berlama- lama di tempat ini.
Sementara DTW Tirta Taman Mumbul jaraknya hanya satu kilometer di selatan DTW Sangeh.Begitu memasuki area ini,pengunjung akan langsung terkesan melihat pemandangan danau kecil yang menawan dikelilingin tebing yang indah menghijau.Di danau ini wisatawan bisa menikmati suasana hening sambil mengasih makan ratusan ikan warna- warni yang selalu menggoda.Lalu di sisi selatannya terhampar taman yang sangat indah serta tempat penglukatan yang disebut Penglukatan Pancoran Solas.

Nah,hari ini,Kamis(09/06/2022) bertepatan dengan Hari Umanis Galungan ribuan pengunjung sejak pagi berduyun- duyun silih- berganti menikmati keindahan kedua DTW ini.Menurut pantauan awak media,obyek wisata kera Sangeh sejak pukul 08.00 Wita wisatawan sudah mulai berdatangan.Berikut penuturan Made Sumohon,Kepala Pengelola DTW Sangeh:
“Sudah genap dua setengah tahun obyek wisata kami ini sepi pengunjung karena memang sempat kami tutup sesuai imbauan pemerintah akibat dampak covid-19.Jadi untuk hari raya,sudah tiga kali Hari Raya Galungan sepi pengunjung.Astungkara, untuk saat ini kami buka dan sejak Galungan kemarin dan hari ini Umanis Galungan jumlah kunjungan sangat membludak.Tadi saja baru setengah hari sudah melampaui angkat seribu lima ratus orang.Makin sore mudah- mudahan semakin rame,”harapnya.
Sementara obyek wisata Tirta Taman Mumbul sepertinya tidak mau kalah.Memang tiap hari raya Hindu animo masyarakat lokal lebih ramai di sini.Karena di sini lebih lengkap dan banyak pedagang musiman yang menjual berbagai pakaian dari yang harganya mahal hingga obralan yang masih banyak peminatnya.Juga tersedia tempat bermain anak- anak dan berbagai jenis makanan.Dan ada hal menarik,di mana para pedagang saat ini sudah didominasi warga lokal,bahkan warga Desa Sangeh mulai semakin banyak yang ikut berjualan.Padahal sebelumnya sangat sulit kita temukan orang lokal yang mau jualan.Semoga hal ini menginspirasi warga lokal lain untuk tidak merasa gengsi mengambil pekerjaan bedagang. (Asa)



