BeritaBulelengDaerahPendidikan
Trending

SDN 3 Banjar Jawa Jadi Sekolah Ramah Anak di Buleleng

SINGARAJA, jarrakposbali.comSDN 3 Banjar Jawa menjadi sekolah ramah anak di Buleleng.

Kabupaten Buleleng menerima penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia.

Penghargaan yang diberikan pada hari Rabu, 30 Desember 2022 itu diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa.

Namun, penghargaan tersebut diberikan kepada SDN 3 Banjar Jawa, Singaraja menjadi Sekolah Ramah Anak (SRA).

Sekolah ini menjadi binaan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Buleleng dalam penilaian SRA.

Untuk Provinsi Bali diwakili oleh Kabupaten Buleleng dan Gianyar ditingkat nasional terkait Sekolah Ramah Anak.

Indikator penilaian yang ditentukan sebelumnya diharapkan dapat membangun paradigma baru dalam mendidik dan mengajar peserta didik.

Untuk menciptakan generasi baru tanpa kekerasan, menumbuhkan kepedulian orang dewasa serta memenuhi hak dan melindungi anak dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa; mengungkapkan kebanggaannya bahwa SDN 3 Banjar Jawa sebagai perwakilan sekolah yang meraih predikat terbaik Sekolah Ramah Anak .

Dirinya menambahkan prestasi yang ditorehkan ini dapat ditiru sekolah lain di tingkat SD dan SMP yang ada di Kabupaten Buleleng.

Yang tentunya bisa mewujudkan kondisi sekolah yang ramah anak dengan menyesuaikan situasi di sekolah masing-masing.

“Orientasi utamanya adalah menciptakan sekolah yang ramah anak dengan kriteria dan contohnya yang sudah ada,” ujarnya.

“Sekarang tinggal sekolah lain bagaimana bisa menggerakkan ke arah itu,” tegasnya.

Sekolah penuhi hak anak

Penghargaan yang ditujukan untuk sekolah ini merupakan komitmen untuk melaksanakan sistem pendidikan yang menghormati hak-hak anak.

Diantaranya jaminan untuk berpartisipasi dalam pendidikan di sekolah.

Seperti yang disampaikan Penyuluh Ahli Muda Sub Koordinator Kesehatan Dasar Pendidikan dan Kesejahteraan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (SP3A) Provinsi Bali, I Wayan Eka Wijaya.

Lebih lanjut, diharapkan sekolah bisa memenuhi hak anak terhadap tumbuh kembang, keamanan dan mengakomodir kebutuhan anak di sekolah.

“Kedepannya nanti sekolah lain yang ada di Kabupaten Buleleng bisa studi tiru ke SDN 3 Banjar Jawa untuk mewujudkan SRA ini,” harapnya.

Dengan indikator yang sudah lengkap dengan sarana prasaran serta program pendidikannya, diharapkan dengan SRA akan menghasilkan “anak senang, guru tenang, orang tua bahagia”. (fJr/Ag/JP)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button