
BULELENG, jarrakposbali.com – Suasana khidmat menyelimuti kawasan suci Pura Dang Kahyangan Payogan Agung Segara Rupek, Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, pada Jumat 12 Juni 2024, saat ribuan umat mengikuti rangkaian Karya Agung Memungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Tabuh Gentuh, dan Mapedudusan Agung Menawa Ratna.
Di tengah semangat kebersamaan dan pengabdian umat, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti hadir bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, budaya, dan spiritualitas Bali.
Pura Dang Kahyangan Payogan Agung Segara Rupek merupakan salah satu pura penting yang memiliki nilai historis dan spiritual bagi umat Hindu di Bali. Pelaksanaan karya agung ini menjadi momentum mempererat hubungan manusia dengan Sang Pencipta sekaligus menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Sejak pagi hari, kawasan pura dipenuhi umat yang datang dengan penuh bhakti. Nuansa religius begitu terasa melalui lantunan kidung suci, asap dupa yang mengalun di udara, serta semangat ngayah yang ditunjukkan oleh masyarakat setempat dalam menyukseskan seluruh rangkaian upacara.
Kehadiran Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama para kepala daerah se-Bali menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mendukung pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Bali. Tidak hanya sebagai warisan leluhur, tradisi yadnya juga menjadi fondasi penting dalam menjaga identitas Bali di tengah perkembangan zaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Bali Wayan Koster, para bupati dan wali kota se-Bali, tokoh agama, serta masyarakat yang mengikuti seluruh prosesi dengan penuh rasa hormat dan kekhusyukan.
“Karya Agung ini bukan hanya wujud bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan semangat ngayah masyarakat Bali. Nilai-nilai luhur inilah yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang,” ujar Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti.
Pelaksanaan Karya Agung di Pura Dang Kahyangan Payogan Agung Segara Rupek menjadi bukti bahwa tradisi dan spiritualitas tetap hidup serta mendapat dukungan kuat dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Di tengah arus modernisasi, semangat ngayah, kebersamaan, dan bhakti yang tercermin dalam karya suci ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelestarian budaya Bali untuk masa depan.(JpBali).



