Berita

Astaga…! Kasus Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi, Stok VAR Habis

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Kabupaten Jembrana hingga saat ini masih menjadi zona merah rabies. Bahkan Jembrana tercatat kasus tertinggi penularan rabies tahun ini.

Sementara ketersediaan vaksin anti rabies (VAR) sangat terbatas. Bahkan kabar terakhir stok VAR di Jembrana telah habis, hanya tersisa Medikvet.

Dari data yang dirilis Dinas terkait, pada preode pertama tahun ini, atau mulai Januari hingga 14 Juni 2022, tercatat ada 122 kasus anjing rabies.

Jumlah ini meningkat dua kali lipat dari tahun 2021 yang ditemukan hanya 66 kasus anjing rabies di Jembrana.

Kasus anjing rabies saat ini di Jembrana ditemukan di 46 desa. Tersebar di lima kecamatan. Sehingga lima kecamatan yang ada di Jembrana ditetapkan sebagai zona merah.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama dikonfirmasi wartawan kemarin mengatakan, sejauh ini perkembangan jumlah kasus anjing rabies masing diangka 122 kasus.

“Kemarin juga sempat kita kirim 3 sampel anjing yang menggigit warga tapi hasilnya semua negatif,” terangnya.

Menurutnya, ketersediakan vaksin anti rabies (VAR) di Jembrana masih terbatas. Bahkan menurutnya stok VAR di Jembrana saat ini telah habis, hanya tersedia Medikvet.

“Kita masih menunggu suplay vaksin dari Pemerintah Provinsi Bali, mudah-mudahan segera datang,” imbuhnya.

Karena itu, pihaknya menghimbau masyarakat agar bisa bekerja sama untuk menekan angka rabies, minimal melakukan vaksinasi hewan penular rabies (HPR) secara rutin.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button