
DENPASAR, jarrakposbali.com | Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar, terus berbenah dan melakukan inovasi untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Inovasi terayar yang diberikan pihak Bapas Denpasar berjuluk Denjalak.

Denjalak diberuntukan bagi klien yang berdomisili di Singaraja. Tim dari Bapas kelas I Denpasar jemput bola dengan turun langsung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Singaraja untuk melakukan registrasi dan bimbingan kepada klien. Mengingat jarak Singaraja-Denpasar sangat jauh.
Seperti yang dilakukan pagi tadi. Tim dari Bapas Denpasar turun langsung ke Lapas Kelas II B Singaraja untuk melakukan registrasi dan pembinaan terhadap klien. Pada Kegiatan Denjalak tersebut, terdapat 34 Klien yang hadir. Klien yang hadir terdiri dari wajib lapor dan registrasi bimbingan pembebasan bersyarat (PB).

Kegiatan Denjalak tersebut dipimpin oleh Kasubsi Biker Klien Anak I Kadek Dwi Siswanta, didampingi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Madya, PK Muda dan PK Pertama. Kegiatan tersebut dilangsukan di kafetaria Lapas Kelas II B Singaraja dengan suasana penuh kekeluargaan.
“Denjalak Singaraja kali ini sekaligus melakukan registrasi kepada klien yang tidak sempat ke Kantor Bapas Denpasar karena kendala jarak atau biaya. Ini merupakan sebuah inovasi pelayanan prima untuk masyarakat,” terang Kasubsi Bimker Klien Anak Bapas Kelas I Denpasar I Kadek Dwi Siswanta, dikonfirmasi wartawan, Senin (7/2/2022)
Menut Dwi Siswanta, yang berbeda pada Denjalak kali ini adalah, PK Bapas Denpasar tidak perlu lagi membawa berkas bimbingan klien. mengingat semua data klien sudah ada dalam aplikasi Simpekapas. Sehingga dengan menggunakan handphone masing-masing PK tinggal mengakses akun Simpekapas.

“Jika sudah masuk ke akun Simpekapas, tinggal mencari menu pembimbingan, lalu memasukan data-data yang diperlukan serta laporan hasil pembimbingan yang otomatis tersimpan dan dapat dicetak sewaktu-waktu,” tutup Dwi Siswanta.(ded)



