BeritaBulelengDaerah
Trending

Buleleng Development Festival 2023 Akan Semarakkan HUT RI ke-78

Berlangsung Dari Tanggal 15-24 Agustus di Lapangan Bhuwana Patra

SINGARAJA, jarrakposbali.comBuleleng Development Festival (BDF) 2023 akan menyemarakkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-78.

Rencananya, festival yang pertama kali terlaksana ini akan berlangsung pada tanggal 15-24 Agustus 2023 bertempat di Lapangan Bhuwana Patra Singaraja, dengan tema Melaju Bersama, Buleleng Maju.

Sebelumnya, masyarakat Buleleng sering menyebut kegiatan serupa pada perayaan HUT RI dengan sebutan pasar malam atau pameran.

Ketua Panitia Tetap (Pantap) Hari-hari Besar Nasional Kabupaten Buleleng, Putu Karuna; menyebutkan bahwa festival ini didesain untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menghadirkan miniatur pelayanan publik.

Selain itu, BDF 2023 akan menyediakan berbagai pusat informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat Buleleng secara digital.

“Serta memfasilitasi pelaku UMKM untuk mempromosikan hasil usahanya,” sebut pria yang juga menjabat sebagai Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sekda Buleleng.

Sementara itu, Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana; menjelaskan bahwa pada tema Buleleng Development Festival 2023 ini, tema yang diangkat menonjolkan pelayanan publik serta mendorong berkembangnya UMKM Buleleng.

Menurut Lihadnyana, perekonomian Buleleng akan bergerak apabila sebanyak 62 ribu UMKM di Buleleng dapat berkembang, serta mendapat pelayanan dari Pemerintah Kabupaten Buleleng.

“Pelayanan publik seperti apa? Pelayanan publik yang pasti, murah, transparan dan cepat dalam penyelesaiannya. Serta tidak ada lagi istilah bayar membayar,” jelas Lihadnyana dalam Konferensi Pers Rangkaian Kegiatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Buleleng pada Minggu, 13 Agustus 2023 siang.

Dalam BDF 2023 ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng membuat miniatur pelayanan publik yang menggunakan sistem dan ada Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya.

Miniatur pelayanan publik merupakan bentuk sederhana dari Mall Pelayanan Publik (MPP) yang akan rampung dikerjakan pada Oktober 2023.

“Sebanyak 17 instansi baik itu instansi vertikal maupun perangkat daerah akan digabungkan pelayanannya dalam MPP tersebut. Uji cobanya ada di miniatur pelayanan publik dalam kegiatan BDF 2023,” ujar Lihadnyana.

Festival ini terbagi dalam tiga konsep tematik, yakni Buleleng Expo yang terdiri dari Mall Pelayanan Publik, Taman Pendidikan Digital; Promosi, Inovasi dan Pelayanan Perguruan Tinggi Inovasi BUMD; Pemilu Serentak 2024; Pameran Budaya, Museum dan Pariwisata; Pemberdayaan Perempuan, Penanganan Stunting, TPID, Pengelolaan Sampah Anorganik, Pelayanan Kesehatan, Siaga Bencana, dan Komunitas Mural dan Cosplay.

Lalu UMKM Naik Kelas yang terdiri dari 56 UMKM terbagi atas UMKM olahan pangan dan olahan kopi, kerajinan, herbal, dan kuliner. Dan terakhir ada Afest (Angkringan Festival).

Selain itu, Buleleng Development Festival 2023 akan diisi hiburan dari artis Bali serta artis-artis lokal Buleleng. (fJr/dra/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button