Klungkung

Bupati Klungkung Lepas Kajari I Wayan Suardi dengan Apresiasi dan Doa Tugas Baru

SEMARAPURA,jarrakposbali.com – Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Balai Budaya Ida I Dewa Istri Kanya, Kamis 8 Januari 2026. Di ruang itulah Pemerintah Kabupaten Klungkung melepas salah satu mitra strategisnya, Kepala Kejaksaan Negeri Klungkung, I Wayan Suardi, yang mendapat amanah tugas baru di Kejaksaan Tinggi Maluku.

Acara pengantar tugas ini tidak sekadar menjadi seremoni perpisahan. Ia hadir sebagai ruang refleksi atas kerja bersama yang dalam waktu relatif singkat mampu membangun ritme sinergi antar lembaga.

Bupati Klungkung I Made Satria yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas dedikasi I Wayan Suardi selama kurang lebih enam bulan bertugas di Klungkung. Dalam periode tersebut, koordinasi antara Kejaksaan dan pemerintah daerah berjalan intens, khususnya dalam penguatan tata kelola pemerintahan dan pendampingan regulasi.

Di banyak kasus, kehadiran Kejaksaan tidak hanya diposisikan sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam memastikan kebijakan daerah berjalan sesuai koridor hukum dan prinsip kehati-hatian.

“Terima kasih dan apresiasi saya sampaikan atas kerja sama dan sinergi selama ini. Bapak telah banyak memberikan saran, masukan, serta pendampingan, tidak hanya dalam hal regulasi, tetapi juga dalam tata kelola pemerintahan Kabupaten Klungkung demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik,” ujar Bupati I Made Satria.

Bupati Satria juga menyampaikan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi. Proses tersebut sering kali menjadi sarana konsolidasi sekaligus pengembangan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan Kejaksaan.

Yang menarik, dalam sambutannya Bupati mengaitkan momentum pergantian tugas ini dengan semangat memasuki tahun 2026. Dalam tradisi shio yang dikenal luas di masyarakat, tahun tersebut disebut sebagai tahun Kuda Api, yang identik dengan energi, keberanian, dan daya juang.

“Menyongsong tahun baru 2026, saya berharap semangat kesatria dan energi tinggi dapat terus menyertai Bapak di tempat tugas yang baru. Meski berpindah wilayah, nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun selama ini tetap kita jaga,” tambahnya.

Acara pengantar tugas tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, para kepala OPD, pimpinan perbankan, serta tokoh masyarakat. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan hubungan kerja yang tidak berhenti pada formalitas kelembagaan, tetapi tumbuh dalam suasana saling menghargai.

Pada akhirnya, perpisahan ini menjadi penanda bahwa kolaborasi yang baik meninggalkan jejak. Jejak itu tidak selalu berupa dokumen atau kebijakan, tetapi juga kepercayaan dan praktik kerja bersama yang dapat diteruskan oleh siapa pun yang melanjutkan estafet pengabdian.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button