BeritaKlungkung

Bupati Satria Ultimatum Provider Nakal: Kabel Semrawut Siap Dipotong!

KLUNGKUNG, jarrakposbali.com – Klungkung mulai bersih-bersih. Bukan soal sampah, melainkan “hutan kabel” fiber optik yang selama ini menjuntai semrawut di sepanjang ruas jalan dan sudut-sudut kota. Kondisi yang tak hanya merusak wajah Kabupaten Klungkung, tetapi juga mulai mengancam keselamatan masyarakat, akhirnya memicu sikap tegas Bupati Klungkung, I Made Satria.

Melalui Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Penataan Kabel Fiber Optik yang digelar di Kantor Inspektorat Klungkung, Jumat (19/6), Bupati Satria mengeluarkan ultimatum keras kepada para penyedia layanan internet (provider) yang selama ini dinilai abai terhadap aturan tata ruang dan estetika wilayah.Narasi Berita

Didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, serta jajaran perangkat daerah terkait, Bupati Satria menegaskan bahwa pemerintah tidak akan lagi memberi ruang kompromi terhadap pemasangan kabel yang dilakukan secara sembarangan.

Menurutnya, keberadaan kabel fiber optik yang melandai, menggantung rendah, hingga menumpuk tanpa penataan yang jelas telah menciptakan kesan kumuh dan tidak layak bagi daerah yang sedang membangun citra sebagai destinasi wisata budaya yang tertata.

Lebih dari sekadar persoalan estetika, kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan. Sejumlah kabel yang menjuntai rendah dapat mengganggu kendaraan, terutama kendaraan besar, bahkan berisiko menimbulkan kecelakaan apabila tidak segera ditangani.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Klungkung memutuskan mengambil langkah tegas. Seluruh provider diberikan kesempatan terakhir untuk melakukan penataan mandiri sebelum tim gabungan turun langsung melakukan penertiban di lapangan.

Penertiban ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan infrastruktur telekomunikasi harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap regulasi, keselamatan publik, dan penghormatan terhadap tata ruang daerah.Kutipan Kuat

“Pemasangan yang asal-asalan ini sudah melanggar tata ruang dan sangat mengancam keselamatan warga. Kalau masih ada provider yang nakal, saya tidak akan berikan toleransi lagi. Saya langsung eksekusi, potong,” ujar Bupati Klungkung, I Made Satria

Langkah yang diambil Bupati Satria menjadi pesan tegas bahwa wajah Klungkung tidak boleh dikorbankan oleh kepentingan bisnis yang mengabaikan aturan. Kabel-kabel yang selama ini menjuntai tanpa kendali kini memasuki hitung mundur penertiban.

Pekan depan, tim gabungan akan bergerak menyisir sejumlah titik yang dianggap melanggar ketentuan. Bagi provider yang masih membandel, pemerintah telah menyiapkan tindakan nyata, bukan sekadar peringatan.

Di bawah kepemimpinan Bupati I Made Satria, Klungkung ingin memastikan bahwa kemajuan teknologi harus hadir dengan tertib, aman, dan selaras dengan keindahan tata ruang daerah. Sebab kota yang baik bukan hanya terkoneksi oleh jaringan internet, tetapi juga ditata dengan tanggung jawab dan rasa hormat terhadap ruang publik.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button