
SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Suardana menyelesaikan masalahnya melalui Sipandu Beradat karena postingannya di media sosial.
Bijak dan pintar dalam bermedia sosial memang penting saat ini, apalagi dalam menjaga etika agar tidak ada yang merasa tersinggung.
Hal ini terjadi di Desa Kalianget, yang akhirnya menimbulkan keresahan ibu-ibu PKK akibat postingan Kadek Suardana di medsos.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, komponen yang tergabung dalam Sipandu Beradat akhirnya memanggil kedua belah pihak.
Komponen Sipandu Beradat terdiri dari Bhabinkamtibmas, Perbekel, Babinsa dan Pecalang serta Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat.
Bertempat di Balai Dusun Alas Harum, pada hari Kamis, 18 Agustus 2022 pukul 17.30 WITA kedua belah pihak hadir beserta pemuda pemudi setempat.
Kadek Suardana dengan lapang dada menyadari kesalahannya dan berjanji tidak membuat postingan yang tidak beretika.
Bersamaan dengan itu, Suardana meminta maaf kepada pihak PKK Desa Kalianget yang disambut hangat oleh mereka.
Kesepakatan perdamaian kemudian dituangkan dalam surat pernyataan perdamaian yang ditanda tangani kedua belah pihak.
Serta diketahui oleh semua unsur yang ada dalam komponen Sipandu Beradat.
Bhabinkamtibmas Desa Kalianget, Bripka I Putu Juliadi; menyebutkan bahwa respons cepat komponen Sipandu Beradat membuat permasalahan cepat teratasi.
Hal ini penting guna mencegah permasalahan menjadi berlarut dan makin berkembang.
“Disarankan kepada pengguna media sosial, bila bermedia sosial untuk selalu bijak dan pintar,” ucapnya seizin Kapolsek Seririt, AKP Made Suwandra, S.H.
“Gunakan jari jemarinya membuat postingan yang positif dan ingat “saring sebelum sharing“, pesan Bripka Juliadi. (fJr/JP)



