Jembrana

Harap Waspada…! Informasi Pengobatan Ida Dayak di Jembrana Diduga Modus Penipuan

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Belakangan ini banyak beredar brosur pengobatan alternatif Ida Dayak di media sosial yang akan melakukan praktek pengobatan di Kabupaten Jembrana.

Informasi tersebut rupanya diantisipasi serius pihak Kepolisian dari Polres Jembrana. Dihimbau kepada masyarakat agar mewaspadai penyebaran informasi ini karena diduga merupakan motif penipuan berkedok pengobatan Ida Dayak.

Dugaan penipuan diperkuat dengan informasi yang diberikan oleh Ahmadi, warga Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Dia mengaku sempat menghubungi nomer telpon yang tertera dalam brosur dan ternya diminta untuk mentransfer sejumlah uang untuk biaya pendaftaran.

 

“Anak saya punya kelainan pada tulang tangan, makanya saya tertarik dengan pengobatan Ida Dayak. Saya coba menghubungi nomer telpon yang tertera di brosur, ternyata disuruh transfer uang dua ratus lima puluh ribu untuk pendaftaran,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (10/1/2025).

Dugaan modus penipuan melalui penyebaran brosur pengobatan Ida Dayak di medsos itu diperkuat dengan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Si Ketut Arya Pinatih.

Dikonfirmasi wartawan, AKP Arya Pinatih seijin Kapolres Jembrana mengatakan, hingga saat ini pihak Polres Jembrana belum menerima pemberitahuan dari siapapun berkaitan dengan kegiatan pengobatan alternatif Ida Dayak di Kabupaten Jembrana.

Padahal dalam brosur tersebut disebutkan kegiatan pengobatan alternatif Ida Dayak tersebut rencananya akan diadakan pada tanggal 11 – 12 Januari 2025 di Gedung Kesenian IR Soekarno, Kabupaten Jembrana.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar mewaspadai informasi tersebut dan jangan sekali-kali mau mentransfer uang dengan alasan apapun. Ini patut diwaspadai sebagai modus penipuan,” tegas AKP Arya Pinatih.

Hal senada disampaikan oleh Kasat Intelkam Polres Jembrana, AKP I Gusti Agung Putu Eka Yudistira. Menurutnya, pihaknya belum menerima pemberitahuan dari panitia penyelenggara terkait kegiatan tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada. Jangan melakukan transfer uang sebelum memastikan kebenaran informasi tersebut. Kami menduga bahwa kegiatan ini berpotensi menjadi modus penipuan,” tandasnya.

Disisi lain, Kabag Umum dan Kearsipan Pemkab Jembrana Inda Mustika Ayu dikonfirmasi melalui telpon terkait rencana kegiatan pengobatan alternatif Ida Dayak di Gedung Kesenian IR Soekarno mengaku belum mengetahuinya.

Menurutnya, sampai saat ini tidak ada pengajuan surat permohonan pinjam tempat Gedung Kesenian RI Soekarno dari pihak panitia atau dari pihak manapun untuk kegiatan pengobatan alternatif atau kegiatan lainnya.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button