Jalan Rusak Akibat Proyek Tambak Udang, Aparat Desa Yehembang Turun Tangan

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Sejumlah aparat Desa Yehembang bersama anggota Bhabinkamtibmas, melakukan pengecekan kondisi jalan desa yang rusak parah akibat aktifitas pembangunan tambak udang.
Diketahui, pada awal pembangunan tambak tersebut, pihak pemilik (investor) telah menandatangani pernyataan di kantor desa yang intinya sanggup memperbaiki jalan jika jalan desa tersebut rusak akibat aktivitas proyek tambak.
Namun kenyataannya, hingga tambak udang yang berlokasi di pesisir pantai Yehembang, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana tersebut mulai beroperasi, jalan yang rusak parah tersebut tak kunjung diperbaiki oleh pemilik tambak.
Kondisi tersebut tentu saja membuat sejumlah warga protes, karena sebelum ada pembangunan tambak, kondisi jalan tersebut sangat bagus dan dirabat beton.
Bahkan ada warga yang mengancam akan menutup akses jalan tersebut jika tidak segera diperbaiki, mengingat awalnya jalan tersebut dibuat oleh warga pengapling tanah di sekitar tabah.
“Ya, tadi kami turun langsung untuk mengecek kondisi jalan setelah proyek tambak kelar, kondisinya memang rusak parah. Wajarlah kalau warga protes,” ujar Kelian Banjar Pasar Made Astawa, Senin (14/8/2023).

Selain melakukan pengecekan jalan, pihaknya bersama aparat desa yang lain juga mendatangi tambak untuk bertemu dengan pemiliknya guna meminta segera memperbaiki jalan tersebut.
“Tapi ternyata pemiliknya tidak ada ditempat. Kami hanya bertemu dengan seorang satpam yang katanya asal Timor Leste tapi tinggal di Negara. Katanya pensiunan TNI,” imbuh Astawa.
Satpam tersebut menurut Astawa sempat mengatakan jalan tersebut segera akan diperbaiki setelah pemilik memasukan barang-barangnya. Pemilik menurut keterangan Satpam tersebut telah bertemu dengan H Muhammad Yahya, kontraktor yang akan menangani perbaikan jalan tersebut.
“Penjelasan Satpamnya seperti itu, belum ada kepastian kapan diperbaiki. Nanti kami akan temui lagi pemilik tambak tersebut,” tutup Astawa.
Sementara itu H Muhammad Yahya yang dikonfirmasi melalui telpon membenarkan bahwa dirinya sudah bertemu dengan pemilik tambak untuk membahas rencana perbaikan jalan.
Dari pembicaraan tersebut menurut Muhammad Yahya, perbaikan segera dilakukan dengan menggunakan lapisan batu kapur (linstons). Kemungkinan dalam beberapa hari ke depan perbaikan akan dilakukan.(ded)



