Berita

Made Supartha: Soekarno Cup III Provinsi BaliJadi Ajang Lahirnya Talenta Muda Sepak Bola Bali

DENPASAR – Lapangan hijau Stadion Ngurah Rai berubah menjadi panggung semangat persaudaraan dan harapan baru bagi generasi muda saat Liga Kampung Soekarno Cup III 2026 Provinsi Bali resmi dibuka pada Sabtu, 9 Mei 2026. Turnamen sepak bola antar kampung yang diinisiasi PDI Perjuangan itu kembali hadir bukan sekadar sebagai kompetisi olahraga, melainkan ruang pembinaan karakter dan pencarian talenta muda dari akar rumput.

Atmosfer merah khas PDI Perjuangan terasa menyelimuti stadion sejak pagi hari. Ribuan kader, simpatisan, dan masyarakat memadati arena pembukaan yang berlangsung meriah dan penuh semangat gotong royong. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster, para bupati dan wali kota se-Bali, jajaran Ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten/kota se-Bali, Fraksi PDIP DPRD Bali, hingga anggota fraksi PDIP dari seluruh Bali.

Kehadiran para kepala daerah dan elite partai menunjukkan bahwa Soekarno Cup telah berkembang menjadi lebih dari sekadar liga kampung. Turnamen ini kini dipandang sebagai gerakan sosial yang menyatukan semangat olahraga rakyat, nasionalisme, dan pembinaan generasi muda.

Penyelenggaraan tahun ini menghadirkan nuansa berbeda. Selain tampil lebih megah dibanding tahun-tahun sebelumnya, Soekarno Cup III juga memperlihatkan soliditas kader partai dari berbagai daerah di Indonesia yang hadir memberi dukungan. Semangat kekeluargaan dan solidaritas menjadi warna utama sejak seremoni pembukaan berlangsung.

Sorotan utama turnamen kali ini tertuju pada regulasi pemain kategori U-17 yang diterapkan panitia. Kebijakan tersebut menjadi bukti keseriusan penyelenggara dalam menjadikan Soekarno Cup sebagai wadah pencarian bakat sepak bola nasional dari tingkat kampung hingga jalanan.

Turnamen ini memberi ruang bagi anak-anak muda yang selama ini belum tersentuh kompetisi profesional untuk menunjukkan kemampuan mereka. Dari lapangan sederhana di desa hingga stadion besar di kota, Soekarno Cup ingin membuka jalan bagi lahirnya pemain-pemain masa depan Indonesia.

Di tengah gegap gempita pembukaan, semangat sportivitas dan persaudaraan juga menjadi pesan utama yang digaungkan kepada seluruh peserta. Ketua Fraksi PDIP DPRD Bali, Dr (c) I Made Supartha S.H., M.H menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan turnamen sekaligus memberi motivasi kepada para pemain muda yang bertanding.

“Saya mendukung penuh kegiatan Liga Kampung Soekarno Cup III Provinsi Bali ini. Kepada seluruh pemain yang bertanding, junjung tinggi sportivitas dan jadikan turnamen ini sebagai ajang memperkuat persaudaraan,” ujar Made Supartha yang juga menjabat Ketua Pansus TRAP DPRD Bali.

Menurutnya, sepak bola bukan hanya soal kemenangan di lapangan, tetapi juga sarana membangun karakter, disiplin, dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Ia berharap turnamen tersebut mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, bermental kuat, dan memiliki semangat perjuangan seperti yang diwariskan Bung Karno.

Semangat itulah yang kini menjadi denyut utama Soekarno Cup III 2026. Di tengah sorak suporter dan kibaran bendera merah, mimpi-mimpi anak kampung kembali dipertemukan dengan harapan besar untuk menembus panggung sepak bola nasional. Bali pun kembali menjadi saksi bagaimana olahraga rakyat mampu menyatukan semangat gotong royong, solidaritas, dan cita-cita besar generasi muda Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button