
SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – BPJS Kesehatan Cabang Singaraja menegaskan kembali Program REHAB dalam diskusi media.
BPJS Kesehatan Cabang Singaraja menggelar diskusi media juga sebagai ajang silaturahmi dengan wartawan di Kabupaten Buleleng.
Dengan tema Bersama Mengawal Implementasi Program JKN, acara ini terlaksana pada Rabu, 7 September 2022 pukul 14.00 WITA.
Bersamaan dengan itu, BPJS Kesehatan Cabang Singaraja menegaskan Program Rencana Pembayaran luran Bertahap (REHAB).
Yang diperuntukkan bagi peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang memiliki tunggakan iuran agar dapat melakukan pembayaran iuran secara bertahap.
Endang Triana Simanjuntak, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singaraja; mengatakan, program ini ada lantaran akibat belum optimalnya kemampuan peserta membayar iuran.
Terlebih lagi oleh peserta PBPU dan BP, apalagi pada masa pandemi Covid-19 membuat pembayaran menjadi belum optimal.
“Program REHAB ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan keringanan bagi peserta dalam melakukan pembayaran tunggakan iuran melalui mekanisme cicilan,” katanya.
“Sehingga memberi kesempatan peserta untuk dapat segera mengaktifkan kepesertaannya,” lanjut Endang Triana Simanjuntak.
Program REHAB ini diikuti oleh peserta yang memiliki tunggakan lebih dari tiga bulan (4-24 bulan), yang bisa mendaftar lewat aplikasi Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Care Center 165.
Lebih lanjut, pendaftaran dapat dilakukan sampai dengan tanggal 28 bulan berjalan kecuali bulan Februari sampai dengan tanggal 27.
“Untuk maksimal periode pembayaran bertahap ini adalah setengah dari bulan menunggak, misal menunggak 4 bulan maka periode pembayarannya maksimal 2 tahap,” jelasnya.
“Status kepesertaan akan kembali aktif setelah seluruh tunggakan dan iuran bulan berjalan lunas terbayarkan.” ungkapnya.
Bersamaan dengan diskusi media ini, Endang berharap agar jurnalis menjadi perpanjangan informasi terkait BPJS Kesehatan.
“Apabila ditemukan permasalahan yang terjadi di lapangan, agar menginformasikan kepada kami untuk kami carikan solusinya,” pungkas Endang. (fJr/JP)



