
KLUNGKUNG-jarrakposbali.com | Serangkaian Karya Rsi Yadnya Pediksan di Geria Gede Bakas, Klungkung, berlangsung pada Rahina, wharaspati, Pon, Landep , (9/9/2021).

Diksa Pariksa merupakan salah satu tahapan dalam Karya Rsi Yadnya Pediksan, dimana dalam tahapan ini di lakukan pengecekan administrasi kepada calon Diksa terkait komitmen serta kesiapan calon Diksa baik kesiapan mental maupun spiritual.

Kegiatan Diksa Pariksa ini turut disaksikan langsung Perkumpulan Dharmopadesa Pusat Nusantara, Cabang Klungkung, PHDI Kabupaten Klungkung, Majelis Desa Adat Kabupaten Klungkung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementrian Agama, Bendesa Manca Pura Agung Kentel Gumi, Camat Banjarangkan, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa Bakas, Bendesa Adat Bakas beserta perangkat Desa Adat dan Dinas Desa Bakas, Kabupaten, Klungkung.

Ketua Panitia Karya, Ida Bagus Alit Sapa mengatakan, sebelum dilaksanakan upacara Diksa Pariksa pada Kamis (9/9) ini telah dilaksanakan kegiatan oleh dua pasang calon Diksa yaitu Ida Bagus Rai Susrama dan Ida Ayu Made Sri Diatmini diantaranya memohon doa restu kepada Guru Nabe, Guru Waktra serta Guru Saksi untuk memohon kelancaran.
“Selaku Guru Nabe keduanya adalah Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Geria Aan, Desa Aan Klungkung” ujar Ida Bagus Alit Sapa.

Sementara itu, Sekretaris Perkumpulan Dharmopadesa Pusat Nusantara, Cabang Kabupaten, Klungkung, Ida Bagus Surya Wedanta mengatakan, karya Rsi Yadnya Pediksan ini merupakan tahapan penyucian seorang calon Diksa. Setelah mengikuti rangkaian upacara Padiksan sehingga lahirlah seorang Dwijati yang berbeda dengan ketika masih Walaka yaitu perubahan kebiasan , disiplin kehidupan, perubahan nama (Bhiseka) dan perubahan tata berpakaian.

“Nantinya setelah resmi menjadi Sulinggih menyebarkan nilai- nilai kebaikan didalam menjalankan Swadharma. Rangkaian Karya Rsi Yadnya Pediksan ini juga hendaknya dilaksanakan penuh rasa tulus ikhlas melibatkan seluruh unsur masyarakat agar apa yang diharapkan berjalan dengan baik”ujarnya

Kemudian adapun rangkaian acara dalam diksa pariksa ini sesuai dengan petunjuk dari Ida Nabe berdasarkan hari baik dan beberapa prosedur yang harus dilakukan.

“Untuk yang mengecek administrasi calon Diksa Pariksa Ida Pedanda Gede Wayahan Keniten selaku Mukhya Dharma Ghosana, Kabupaten, Klungkung dan Diksa Pariksa oleh Ida Nabe, Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Geria Gede Aan, Klungkung,”imbuhnya.

Kemudian,” dharma penuntun dari Puri Agung Semarapura, Ida Dalem Semara Putra dan dari Angga Dangkertha Upadesa oleh Ida Pedanda Jelantik Wayahan Dauh,”jelasnya.

Selanjutnya,”penyerahan punia oleh Dharmopadesa Pusat, Dharmopadesa Cabang Klungkung, Pegepuk Sastragama serta penyerahan Genthe yang sudah di pasupati pada tanggal (6/9) di Pura Puseh Katyagan,” pungkas Ida Bagus Surya Wedanta.(td/JP).



