
SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Tumbuhkan jiwa nasionalisme, Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Buleleng menggelar latihan Pradiksar Bela Negara.
Sebanyak 200 orang mengikuti kegiatan Pra Pendidikan dan Pendidikan Dasar atau Pradiksar Bela Negara yang diadakan oleh Pemuda Panca Marga Kabupaten Buleleng.
Kegiatan pembentukan karakter patriotisme serta jiwa nasionalisme ini berlangsung selama tiga hari mulai 8-10 Juli 2022.
Kegiatan yang juga sebagai pemantapan pendidikan pendahuluan bela negara ini bertempat di Markas Batalyon Infanteri Raider 900/Satya Bakti Wirotama.
Ketua Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga Kabupaten Buleleng, Ni Made Cantiari; menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki beberapa tujuan.
Seperti membina dan mendidik generasi muda guna mempunyai jiwa nasionalisme yang kuat serta akan menjadi panutan di desa dalam membantu perbekel dalam membangun desanya.
“Kita bina dan didik untuk berlatih serta meningkatkan disiplin sehingga bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” ucapnya.
“Sekarang kami akan cuci otaknya sampai bersih, lalu kami isi Pancasila,” ujar Ni Made Cantiari
“Karena NKRI harga mati,” tambah kakak dari Letjen TNI I Nyoman Cantiasa itu.
Selain itu, dirinya juga berencana akan melakukan pembinaan terhadap 233 Taman Kanak-kanak (TK) yang ada di Kabupaten Buleleng termasuk para orang tuanya.
Hal ini dilakukan guna tetap menumbuhkan jiwa nasionalisme, menjaga Pancasila, serta NKRI.
Cantiari juga menegaskan, bahwasanya kegiatan ini merupakan implementasi nilai-nilai wawasan kebangsaan dan empat konsensus dasar yakni UUD 45, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan menjaga NKRI.
[irp] [irp] [irp]
Merupakan tanggung jawab bersama
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono; mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh PPM Buleleng.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan bela negara merupakan implementasi dari nilai-nilai kebangsaan.
Selain itu, Kaban Kesbangpol Buleleng berujar bahwasanya bela negara merupakan tanggung jawab bersama baik dari pemerintah maupun masyarakat.
“Sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Pemuda Panca Marga, karena merupakan implementasi dari nilai-nilai wawasan kebangsaan yakni bela negara,” katanya.
“Bela negara tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dari organisasi kepemudaan dan lainnya,” tambah Kappa Tri Aryandono.
Berkaitan dengan tahun politik yang akan segera dimulai, Kaban Kappa Tri mengutarakan akan tetap menggandeng organisasi di masyarakt.
Hal ini tentunya untuk menanamkan nilai-nilai wawasan kebangsaan, pendidikan politik dan kewaspadaan dini yang tentunya tidak bisa bergerak secara sendiri.
“Kami akan menggandeng organisasi kepemudaan serta masyarakat untuk tetap mengedukasikan nilai-nilai wawasan kebangsaan terutama menjelang tahun politik,” pungkasnya.

Ada kirab bendera Merah Putih
Uniknya, usai upacara pembukaan Pradiksar Bela Negara, digelar kirab bendera Merah Putih yang diusung oleh para peserta mengelilingi lapangan.
Tentunya hal ini sebagai bentuk penghormatan serta menumbuhkan jiwa patriotisme serta nasionalisme bagi para generasi muda. (fJr/JP)



