BeritaBulelengDaerahHukum dan Kriminal
Trending

Rombongan Pengantin Kecelakaan di Munduk

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Rombongan pengantin terlibat kecelakaan di Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Kecelakaan rombongan pengantin yang berasal dari Sangket, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, terjadi tepatnya di Banjar Dinas Taman, Desa Munduk, pada hari Jumat 11 Februari 2022 sekitar pukul 12:00 WITA.

Peristiwa nahas ini melibatkan tiga kendaraan antara lain sepeda motor Honda PCX warna putih dengan nomor polisi DK 4237 FAS dan mobil pick-up, yang keduanya merupakan rombongan pengantin tersebut.

Dan melibatkan sebuah mobil Avanza berwarna putih yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya.

Tragisnya, dalam kecelakaan ini pengendara sepeda motor Honda PCX bernama Ketut Sumpena (51) asal Sangket, Kecamatan Sukasada, harus meregang nyawa.

Melibatkan Tiga Kendaraan, Korban Ternyata Boncengan

Perisitiwa ini berawal dari datangnya rombongan pengantin, yang di dalamnya ikut serta korban beserta mobil pick-up tersebut dari arah Sangket menuju ke Banjar Dinas Beji, Desa Munduk.

Sesampai di lokasi kejadian, tepatnya di Banjar Dinas Taman di Pondok Asri, sepeda motor yang dikendarai korban Ketut Sumpena lolos yang kemudian menyerempet atau berbenturan di bagian kanan mobil rombongan pengantin.

“Sepeda motor Honda PCX lalu oleng ke kanan dan dari arah berlawanan datang mobil Avanza berwarna putih,” ujar AKP Gede Sumarjaya, S.H., Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Buleleng.

“Akibatnya, terjadi tabrakan yang mengakibatkan pengendara sepeda motor jatuh dan kendaraannya terbanting ke kiri. Sehingga terjadi laka lantas,” lanjut AKP Gede Sumarjaya, S.H.

Akibat dari kecelakaan itu, Ketut Sumpena mengalami luka pada dahi kanan serta luka memar pada perut kanan dan pinggang.

Pengendara sepeda motor Honda PCX itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Santi Graha Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt untuk mendapatkan pertolongan.

“Sudah dinyatakan meninggal oleh tim medis, sewaktu korban tiba di rumah sakit,” jelas Kasi Humas Polres Buleleng itu.

Selain korban Ketut Sumpena, Gede Ardana yang dibonceng korban, juga menderita cidera kepala berat yang juga dibawa ke Rumah Sakit Santi Graha yang selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button