
GIANYAR, jarrakposbali.com – Kualitas pendidikan berawal dari ruang belajar yang layak. Bangunan sekolah yang tertata dan fasilitas yang memadai menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi siswa dan guru. Semangat inilah yang terlihat dari hasil revitalisasi SD Negeri 3 Taro, Kecamatan Tegallalang, yang mendapat dukungan bantuan pemerintah pusat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, I Gusti Bagus Adi Widhya Utama, turun langsung meninjau hasil revitalisasi tersebut pada Selasa (13/10). Peninjauan ini menjadi momentum untuk melihat pemanfaatan bantuan sekaligus memastikan sarana pendidikan yang telah diperbaiki dapat menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal.
Dukungan pemerintah pusat terhadap revitalisasi sekolah diharapkan memberi manfaat nyata bagi warga sekolah. Dengan lingkungan belajar yang semakin memadai, siswa diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih nyaman, sementara para guru memiliki ruang yang lebih mendukung untuk menjalankan tugas mendidik generasi masa depan.
Dalam kunjungannya, Sekda Gianyar didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, Camat, kepala lingkungan, kepala sekolah, serta para guru. Rombongan meninjau sejumlah fasilitas sekolah, mulai dari ruang kelas hingga sarana pendukung pembelajaran yang telah tersedia.
Sekda Gianyar yang akrab disapa Gus Bem menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, atas bantuan revitalisasi sekolah senilai Rp2 miliar yang telah direalisasikan dan dimanfaatkan oleh salah satunya SD Negeri 3 Taro.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Gianyar mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Bapak Presiden Prabowo Subianto, yang telah memberikan program revitalisasi pembangunan sekolah sebesar Rp2 miliar. Program ini sangat baik dan membantu kami di Kabupaten Gianyar dalam penataan infrastruktur sekolah agar lebih baik ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gus Bem menjelaskan bahwa pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara swakelola oleh pihak sekolah. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat tersebut turut membantu Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa.
Selain bantuan pembangunan fisik, sekolah juga menerima Papan Interaktif Digital (PID) sebagai sarana pendukung pembelajaran berbasis teknologi. Gus Bem berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas proses belajar mengajar.
“Selain revitalisasi, kami juga diberikan bantuan Papan Interaktif Digital untuk mendukung pembelajaran anak-anak agar lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Mawa menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gianyar juga melaksanakan program revitalisasi sekolah melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai bentuk sinergi dan dukungan terhadap program strategis nasional di bidang pendidikan.
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 sebanyak 131 sekolah di Kabupaten Gianyar menjadi sasaran program revitalisasi yang bersumber dari APBD. Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi rehabilitasi ringan, sedang, dan berat, pembangunan ruang kelas baru, serta pembangunan fasilitas penunjang pendidikan berupa perpustakaan dan laboratorium.
“Program revitalisasi yang bersumber dari APBD ini merupakan wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. Tahun 2026, sebanyak 131 sekolah menjadi sasaran penanganan dengan berbagai jenis pekerjaan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah,” jelasnya.
I Wayan Mawa menambahkan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan misi keempat Bupati Gianyar, yakni mengembangkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dan berintegritas melalui pendidikan yang berkualitas.
Manfaat revitalisasi turut dirasakan para siswa. Salah satu siswi kelas VI SD Negeri 3 Taro, Ni Nyoman Diastari, mengaku senang dengan hadirnya gedung sekolah baru serta fasilitas pembelajaran digital yang kini dapat digunakan dalam kegiatan belajar sehari-hari.
“Saya merasa sangat senang setelah sekolah kami mendapatkan gedung baru dan PID. Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan gedung baru dan PID. Harapan saya, semoga fasilitas yang sudah diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak SD Negeri 3 Taro menyampaikan bahwa bantuan revitalisasi dan PID telah dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai memberikan manfaat bagi guru maupun siswa dalam menciptakan proses belajar yang lebih baik.
“Kami keluarga besar SD Negeri 3 Taro mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan revitalisasi dan PID untuk sekolah kami. Bantuan tersebut sangat bermanfaat dan sudah kami manfaatkan untuk kegiatan pembelajaran sehari-hari,” ungkap perwakilan pihak sekolah.
Pihak sekolah juga berharap adanya penambahan perangkat PID agar fasilitas pembelajaran digital dapat tersedia di setiap ruang kelas, sehingga pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar dapat semakin merata.
Melalui sinergi program revitalisasi yang didukung pemerintah pusat dan daerah, Pemerintah Kabupaten Gianyar terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.(JpBali).



