BeritaKlungkung

1.219 Kader PDIP Klungkung Dikukuhkan, Koster Tekankan Keteladanan dan Pengabdian

KLUNGKUNG, jarrakposbali.com – Riuh tepuk tangan dan semangat kebersamaan memenuhi Kenyeri Garden dan Shala, Klungkung, Sabtu (28/3/2026).

Di tengah lautan kader berbaju merah, Wayan Koster berdiri tegak, mengukuhkan 1.219 pengurus PDI Perjuangan dari berbagai tingkatan. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan komitmen perjuangan yang berakar hingga ke tingkat banjar.

Pengukuhan ini menjadi penanda kokohnya struktur organisasi PDI Perjuangan di Klungkung. Dari DPC, PAC, ranting hingga anak ranting, seluruh elemen partai hadir, menyatu dalam semangat gotong royong dan menyama braya.

Di hadapan ribuan kader, Wayan Koster mengingatkan bahwa peran kader bukan hanya sebagai pengurus, tetapi juga penggerak utama kehidupan sosial masyarakat.

“Saudara yang dikukuhkan hari ini adalah ujung tombak perjuangan partai di tengah rakyat,” tegas Wayan Koster.

Lebih dari sekadar struktur organisasi, Koster menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai lokal Bali melalui konsep Sad Kerthi yang menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan di Pulau Dewata.

“Perjuangan partai harus selaras dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali,” ujarnya.

Tak hanya bicara ideologi, Koster juga menyoroti kekuatan konsolidasi partai di Bali yang dinilainya sebagai yang tercepat hingga ke akar rumput di Indonesia.

“Saya bangga, ini bukti kader PDI Perjuangan Bali solid dan siap bekerja nyata untuk rakyat,” kata Koster.

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa jabatan dalam partai bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas tinggi.

“Jabatan ini adalah kepercayaan, kebanggaan, sekaligus ruang pengabdian bagi rakyat,” tegasnya.

Koster juga mengajak seluruh kader untuk mengawal arah pembangunan Bali jangka panjang, termasuk visi besar Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun.

“Kader harus hadir membantu masyarakat, menjaga lingkungan, dan memperkuat kedaulatan pangan serta produk lokal Bali,” imbuhnya.

Di tengah dinamika politik, pesan moral juga menjadi penekanan penting. Koster mengingatkan kader agar tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.

“Jasmerah, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah,” ucapnya menggemakan pesan Sukarno.

Lebih tegas lagi, ia mengingatkan pentingnya menjaga perilaku sebagai teladan di masyarakat menjauhi keserakahan, korupsi, hingga praktik yang merugikan rakyat.

“Kader harus jadi figur yang dirindukan masyarakat, bukan sebaliknya,” tandas Koster.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Klungkung, Anak Agung Gde Anom menyebutkan total 1.219 pengurus yang dikukuhkan menjadi kekuatan baru bagi partai di tingkat akar rumput. Dengan struktur yang semakin solid dan satu komando, PDIP Klungkung kini bersiap bergerak lebih masif mengakar di masyarakat, sekaligus mengawal arah pembangunan Bali menuju masa depan yang berkelanjutan.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button