
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Satu orang petinju dari Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten Buleleng lolos Seleksi Daerah (selekda) Pra PON I.
Selekda ini berlangsung selama dua hari yakni Sabtu, 15 April dan Minggu, 16 April 2023 bertempat di M Fights Boxing, Denpasar Timur, Denpasar.
Kabupaten Buleleng melalui Pertina Buleleng mengirimkan tiga orang petinjunya yakni Gede Surya Faloh Jaya Pangestu (57kg), Putu Adi Candra Wirawan (63kg), dan Gede Laksamana Harta Wijaya (86kg).
Ketiga petinju putra ini mengikuti selekda di tiga kelas yang berbeda. Dan hasilnya, hanya satu orang petinju yang lolos selekda yakni Gede Laksamana Harta Wijaya.
Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Pertina Buleleng, Wayan Some Adnyana; mengaku bangga dengan perjuangan petinju di bawah binaannya.
Namun lolosnya Laksamana, kata Some Adnyana, karena kerja sama semua pihak yang memberi dukungan meskipun terbatasnya dana.
Usai dinyatakan lolos, Laksamana sesegera mungkin menjalani pemusatan latihan (TC) di Pertina Bali sebelum terbang ke Makassar untuk mengikuti Pra PON I pada bulan Juni mendatang.
“Lolos satu atlet ini berkat kerja sama semua pihak, bukan saya saja, biarpun dana sedikit kami tetap semangat,” katanya pada Minggu, 16 April 2023 di kediamannya.
Lolosnya satu petinju Buleleng membawa kebanggaan tersendiri bagi Some Adnyana sebagai Ketua Pengkab Pertina Buleleng, lantaran Laksamana merupakan putra asli Buleleng.
Hal ini juga, menurut Some Adnyana, harus menjadi kebanggan bagi warga Kabupaten Buleleng karena petinju ini adalah putra lokal.
Namun harapan besar bagi pihaknya, para atlet yang sudah mengharumkan nama Buleleng mendapatkan jaminan hari tua untuk kesejahteraan mereka.
Tentu ini sebagai pemecut agar atlet-atlet muda dapat terus bermunculan untuk memberikan prestasi bagi Kabupaten Buleleng.
“Kalau bisa dibikin Perda, atlet yang sudah memberikan prestasi bisa diberikan jaminan hari tua. Kalau seperti ini rasanya prestasi meningkat,” ujarnya.
“Kita tidak menyalahkan siapa-siapa, tapi kalau kita bangun bersama-sama rasanya bisa,” tambah pria yang juga Anggota DPRD Kabupaten Buleleng.

Antusias masyarakat dengan tinju
Selain itu, Some Adnyana mengungkapkan bahwa animo masyarakat terhadap olahraga tinju di Buleleng terbilang sangat bagus.
Seperti saat menjajaki siswa SMPN 4 Singaraja untuk memperkenalkan tinju, dan saat itu banyak yang ingin mendaftar.
Namun ketika dihadapkan dengan pertanyaan kesejahteraan dari para bibit-bibit petinju, pihaknya belum dapat memberikan jawaban pasti.
Sehingga hal ini mendorongnya agar para atlet olahraga adu fisik ini mendapatkan kesejahteraan dan kepastian pada hari tuanya.
Pria yang Desa Penglatan ini menambahkan, untuk menjaring atlet-atlet muda, Pertina Buleleng berencana menggelar kejuaraan tinju.
Upaya ini dalam rangka memberikan wadah bagi para pemuda Buleleng agar bisa menyalurkan bakatnya secara positif dan bukan dengan berkelahi di jalan.
“Kami masih mencari sponsor untuk menggelar kejuaraan. Apa boleh mengambil tiket dari kejuaraan itu? Ini bukan untuk kami, tapi bagi para peserta,” katanya.
“Biarpun sedikit, tapi mereka dihargai,” tambahnya lagi. (fJr/JP)



