Berita

WHDI Badung Bersihkan Pura Keraban Langit Sading yang Terkena Banjir

Mereresik dan Sembahyang Bersama sebagai Bentuk Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Pura

jarrakposbali.com, BADUNG – Pada Sabtu pagi (13/09/2025), Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Oktarini Alit Sucipta, bersama pengurus lainnya mengadakan kegiatan rutin mereresik dan sembahyang bersama di Pura Keraban Langit Sading yang baru-baru ini terkena dampak banjir. Kegiatan ini bukan hanya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga untuk menjaga keharmonisan spiritual masyarakat setempat.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen WHDI Kabupaten Badung dalam menjaga kelestarian lingkungan dan tempat ibadah. Dalam acara tersebut, selain melakukan pembersihan (mereresik) di sekitar Pura Keraban Langit Sading, para anggota WHDI juga melaksanakan sembahyang bersama. Nyonya Yunita Oktarini Alit Sucipta, yang turut memimpin kegiatan tersebut, menyampaikan harapan agar masyarakat selalu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.

“Bersih-bersih pura dan sembahyang bersama merupakan wujud kepedulian dan rasa tanggung jawab kita bersama, terutama setelah dampak banjir yang sempat merusak sebagian lingkungan sekitar. Semoga ini menjadi contoh bagi kita semua untuk terus menjaga kebersihan dan kelestarian alam,” ujar Nyonya Yunita Oktarini Alit Sucipta.

Selain kegiatan pembersihan, WHDI Kabupaten Badung juga menyerahkan bantuan berupa tedung, tempat sampah, sarana upacara, dan punia untuk mendukung kelancaran kegiatan keagamaan di Pura Keraban Langit Sading. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan membantu mempercepat pemulihan lingkungan setelah bencana banjir. Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antar masyarakat, tokoh agama, dan organisasi dalam membangun kebersamaan serta menjaga kelestarian lingkungan.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button