
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Capaian kinerja TPAKD Buleleng sepanjang tahun 2022.
Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Buleleng membeberkan capaian kinerja mereka sepanjang tahun 2022.
Capaian ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Program Kegiatan TPAKD Buleleng tahun 2022 dan Rencana Kerja tahun 2023.
Yang berlangsung secara hybrid bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional (KR) 8 Bali – Nusa Tenggara di Ruang Rapat Kantor Bupati, pada Kamis, 15 Desember 2022.
Laksanakan tiga program kerja
Dijelaskan Ni Made Rousmini, Sekretaris TPAKD Buleleng; bahwa pihaknya telah melaksanakan tiga program.
Yakni program zona literasi dan inklusi keuangan, digitalisasi akses informasi, dan gerakan Buleleng menabung.
Hasilnya, hingga triwulan III telah tercatat 1.314 pedagang dari target 1.432 pedagang masuk dalam program literasi dengan menyelenggarakan e-retribusi.
Sementara itu, data inklusi keuangan dari BPD Bali di Pasar Banyuasri telah tersalurkan 54 merchant QRIS, tabungan BSA retribusi sebesar Rp91 juta lebih.
Ditambah tabungan BPD Bali sebesar Rp1,3 triliun lebih, dan kredit Rp500 juta lebih.
Lebih lanjut, TPAKD juga telah melaunching website SIAK-B pada April 2022 lalu melalui kerjsama dengan Dinas Kominfosanti Buleleng.
Yang capaiannya pada triwulan III sudah 100%.
Kemudian pada Gerakan Buleleng Menabung, pihaknya menjalankan program simpanan pelajar (Simpel) dengan target sasaran 375 pelajar pada triwulan III.
“Namun demikian, hasilnya mengejutkan, pencapaian Simpel melonjak tinggi mencakup 3.968 pelajar,” sebutnya yang juga Asistes II Setda Buleleng itu.
Sehingga akumulasi pencapaian sampai dengan triwulan III menjadi 67% dari target pertahun sebesar 7.125 pelajar.
Dari keseluruhan capaian itu, Rousmini merangkum program zona literasi dan inkluasi keuangan mencapai 92% dengan pilot project pedagang Pasar Banyuasri.
Kemudian program digitalisasi akses keuangan 100% dan gerakan Buleleng menabung pada Bank Sampah Unit (BSU) mencapai 120% dari target 20 dengan realisasi 24 unit.
Sedangkan pada tabungan Simpel telah mencapai 67%.
Ada usulan
Menanggapi laporan itu, OJK KR 8 Bali-Nusra menyarankan agar capaian tersebut dapat ditingkatkan lagi pada program kerja tahun 2023.
OJK KR 8 Bali-Nusra juga mengusulkan agar membentuk Peraturan Daerah (Perda) terkait penyaluran Kerdit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) oleh BPR Buleleng 45.
Dengan sasaran masyarakat yang kurang mampu dan pelaku UMKM. (fJr/Agst/JP)



