Berita

Video Penemuan Korban Terseret Banjir Bandang di Jembrana yang Beredar di Medsos Dipastikan Hoax

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Beredarnya video korban hanyut terseret banjir bandang di Jembrana di sejumlah media sosial termasuk melalui aplikasi WhatsApp, dengan keterangan bertuliskan korban di Jembrana telah ditemukan dipastikan Hoax.

Hingga berita ini ditulis, korban seorang gadis kelas tiga SMA Negeri 2 Mendoyo, asal Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana masih belum ditemukan.

Pihak kepolisian dari Polsek Memdoyo dan Polres Jembrana bersama pihak BPBD Jembrana masih melakukan pencarian itensif terhadap korban. Sayangnya, arus sungai yang masih sangat deras menyulitkan pencarian.

“Saya pastikan korban belum ditemukan. Kami masih melakukan pencarian, sempat ada berita yang beredar katanya korban sudah ditemukan. Saya pastikan itu tidak benar, sampai saat ini korban belum berhasil ditemukan,” terang Kapolsek Mendoyo AKP Putu Suarmadi, dikonfirmasi Senin (17/10/2022) pagi di lokasi kejadian.

Menurutnya, kondisi hujan deras dan air sungai yang masih besar serta arusnya yang sangat deras, sangat menyulitkan petugas untuk melakukan pencarian. Namun demikian, pihaknya bersama BPBD Jembrana tetap berusaha secara itensif untuk melakukan pencarian.

Sementara sejumlah sumber dari kepolisian menyebutkan bahwa video penemuan seorang wanita kondisi bugil yang merupakan korban banjir bandang yang telah beredar luas tersebut, bukan kejadian di Jembrana melainkan di Karangasem.

Sebelumnya, pada dini hari tadi atau sekitar pukul 01.30 wita, Ni Putu Widya Margareta, siswi kelas tiga SMA Negeri 2 Mendoyo, Jembrana asal Banjar Yehbuah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, hilang terseret banjir bandang.

Saat kejadian, korban bersama bapak kandungnya bermaksud pergi berjualan ke pasar Lateng, negara dengan mengendarai mobil pik-up (bukan sepeda motor). Korban bersama bapaknya yang melintasi jalur utara (alternatif) turun dari mobil hendak mengecek kondisi jembatan Penyaringan, sementara bapaknya menunggu di dalam mobil.

Naas saat mengecek kondisi jembatan tersebut, korban terpleset jatuh dan akhirnya terseret banjir bandang. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button