Begini Aksi Heroik Kapolsek Penebel Amankan ODGJ Berbadan Kekar Penuh Tato

TABANAN, jarrakposbali.com ! Warga Banjar Riang Ancut, Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan, pagi tadi dibuat geger dengan ulah seorang pria berbadan kekar.
Pria yang diketahui bernama I Made Adiasa alias Dek Joko (40), warga setempat tiba-tiba mengamuk membawa kayu. Sontak warga sekitar yang melihatnya ketakutan.
Tak mau menimbulkan korban, warga kemudian melaporkan perustiwa tersebut ke Polsek Penebel. Tak berselang lama, petugas tiba di lokasi kejadian dipimpin langsung oleh Kapolsek Penebel.
Saat hendak diamankan petugas, Dek Joko yang diketahui mengalami gangguan jiwa tersebut justru mengambil balok kayu dan menyerang petugas. Sontak saja, anggota mundur menyelamatkan diri.
Tak mau anggotannya terluka, Kapolsek Penebel AKP I Nyoman Artadana langsung turun tangan. Dia sendiri maju menghadapi orgil tersebut dengan tangan kosong. Sementara Dek Joko terus mengamuk membawa sebatang kayu berukuran cukup besar.
Dengan gagah berani, Kapolsek Penebel langsung mengeluarkan jurus pamungkas, yakni jurus Ongos, kemudian membanting Dek Joko dengan tehnik bantingan kelas tinggi.

Setelah Dek Joko yang bertubuh besar dan kekar berhasil dibanting, Kapolsek Penebel langsung mengunci tubuhnya dengan teknik kuncian bela diri Polri. Tak plak, Dek Joko yang badannya dipenuhi tato dibuat tidak berkutik.
Saat itulah, beberapa anggota Polsek Penebel bergerak membantu Komandannya yang sudah mulai ngos-ngosan. ODGJ itu kemudian di borgol dan diamankan di Mapolsek Penebel untuk kemudian dibawa ke RSJ Bangli.
“Dek Joko merupakan Residivis atau pernah menjalani hukuman di LP Kerobokan dan LP Bangli karena terlibat dalam perkara penyalahgunaan Narkotika dan menjalani pemidanaan mulai tahun 2011 s/d Akhir Desember 2020,” terang Kapolsek Penebel, Minggu (17/4/2022)
Selama menjalani pemidanaan di LP Kerobokan dan LP Bangli, menurut Kapolsek Penebel, sekitar tahun 2017, dia mengalami Gangguan kejiwaan sehingga mendapat perawatan sekitar 2 bulan di RSJ Bangli dan selanjutnya menjalani rawat jalan.(dewa darmada)



