
SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Akibat kurang konsentrasinya salah satu pengemudi mobil, mengakibatkan tabrakan beruntun di Desa Ambengan.
Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Raya Singaraja-Denpasar tepatnya di KM 5 wilayah Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi pada hari Minggu, 15 Mei 2022 sekitar pukul 15:00 WITA itu, melibatkan setidaknya tiga kendaraan.
Antara lain mobil Honda Jazz DK 1592 AI, Splash DK 1974 UG, dan sepeda motor Honda Beat DK 4039 UBD.
Tabrakan beruntun ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan, hari Minggu, 15 Mei 2022.
[irp]Dikatakan Kapolsek Sukasada berdasarkan keterangan dari saksi Ketut Mardiasa (54), menyebutkan bahwa kejadian ini bermula dari mobil Honda Jazz DK 1592 AI yang datang dari arah selatan (Denpasar) menuju utara (Singaraja).
Sedangkan dari arah utara menuju selatan datang mobil Suzuki Splash DK 1974 UG dan sedang beriringan dengan sepeda motor Honda Beat DK 4039 UBD.
“Saat tiba di lokasi kejadian, mobil Honda Jazz yang dikemudikan Rusli Hartono diduga mengambil haluan terlalu ke kanan hingga menabrak mobil Suzuki Splash yang dikemudikan oleh Putu Yuyun Diliyanti,” terang Kalolsek Sukasada.
“Disaat yang bersamaan, sepeda motor Honda Beat DK 4039 UBD yang dikendarai Made Suliastiawati (23) ikut menabrak bagian belakang mobil Suzuki Splash,” lanjutnya lagi.
Akibat dari tabrakan beruntun itu, mobil Honda Jazz mengalami penyok di bagian depan, Suzuki Splash mengalami penyok di bagian depan dan belakang, dan sepeda motor Honda Beat mengalami kerusakan di bagian depannya.
[irp]Sementara itu Made Suliastiawati, pengendara sepeda motor Honda Beat tersebut, mengalami luka lecet pada lutut kaki kiri dan kanan, sedangkan pengemudi kedua mobil tersebut dalam keadaan sehat.
Kerugian materil akibat tabrakan beruntun ini ditaksir mencapai Rp10 juta.
“Karena pengemudi Honda Jazz kurang hati-hati serta tidak memperhatikan kondisi stamina yang saat itu mengaku mengantuk, sehingga kendaraannya mengambil haluan terlalu ke kanan dan mengakibatkan kecelakaan beruntun,” tandasnya. (fJr/JP)



