Di Pegayaman, Ibrohim Dianiaya Orang Tak Dikenal di Rumahnya
Diduga Hendak Lakukan Pencurian

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Ibrohim menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal di rumahnya sendiri di Desa Pegayaman.
Apes dan sial!
Dua kata yang menggambarkan nasib Ibrohim (52) asal Banjar Dinas Amertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Ia mendapat penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTD) yang terjadi di rumahnya sendiri.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, S.H., membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang terjadi di Desa Pegayaman itu.
Kronologi kejadian
Ia menuturkan, peristiwa itu terjadi pada hari Senin, 5 September 2022 sekitar pukul 03.00 WITA, yang saat itu Ibrohim melihat dua orang mencurigakan.
Ibrohim saat itu melihat dua OTD yang tengah naik ke atas tembok penyengker (pembatas) sebelah timur rumahnya.
Melihat hal itu, sontak korban Ibrohim berteriak yang membuat dua OTD itu lalu menuju rumah korban dan memaksa masuk dengan mendobrak pintu depan rumahnya.
Upaya itu berhasil mereka lakukan dan langsung melakukan penganiayaan kepada korban dengan senjata tajam yaitu parang.
Sempat lakukan perlawanan
Ibrohim sempat melawan dengan menangkis serangan menggunakan tangan kirinya.
Tak hanya itu saja, Ibrohim juga sempat menebas OTD itu dengan menggunakan parang sehingga bisa keluar dari dalam rumahnya.
“Setelah korban melakukan penebasan dan mendorong orang itu, lalu keluar dari rumahnya untuk menyelamatkan diri,” ujar AKP Sumarjaya.
Mengetahui Ibrohim yang keluar dari rumah, membuat salah satu dari OTD itu mengambil smartphone milik anak kandung korban, lalu pergi.
Akibat dari menangkis serangan OTD dengan tangan kosong, Ibrohim mendapat beberapa luka di beberapa bagian tubuhnya.
“Korban mengalami tiga luka robek pada telapak tangan, satu luka robek pada punggung tangan, dan satu luka gores pada dada,” ucap AKP Sumarjaya.
“Lalu ada satu luka gores pada lengan, satu luka lecet pada tumit, dan satu luka lecet pada ibu jari,” lanjut Kasi Humas Polres Buleleng itu.
Diduga hendak lakukan pencurian
Terkait motif, pihak kepolisian menduga bahwa OTD ini hendak melakukan pencurian namun terlebih dahulu ketahuan.
Karena terlanjur ketahuan, membuat dua OTD itu melakukan penganiayaan ke Ibrohim yang memergoki mereka.
Saat ini kasus tersebut sedang mendapat penanganan dari Unit Reskrim Polsek Sukasada untuk pendalaman serta pengembangan lebih lanjut.
“Terhadap dua orang terduga pelaku masih dalam pengejaran Polsek Sukasada,” pungkas AKP Sumarjaya. (fJr/JP)



