
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Bersinergi dengan BNN Bali, Undiksha menggelar tes urine.
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali melakukan sosialisasi penyalahgunaan narkoba sekaligus menggelar tes urine.
Terlaksana pada hari Rabu, 28 September 2022, yang menyasar seluruh pejabat managerial mulai dari pimpinan, pejabat analis ahli muda, dan staf.
Rektor Undiksha, Prof. Dr. I Nyoman Jampel, M.Pd., yang turut serta, menyampaikan bahwa pihaknya menyadari bahaya yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba.
Oleh karena itu perlu ada langkah-langkah pencegahan, baik melalui sosialisasi bahaya narkoba maupun dengan tes urine.
“Undiksha selalu waspada dan selalu memberikan penyampaian terkait dengan bahaya narkoba kepada civitas akademika, khususnya nanti mahasiswa,” ungkapnya.
Jadi kegiatan rutin
Kegiatan ini disebutkan sebagai kegiatan rutin yang dilaksanakan untuk memastikan warga Undiksha terbebas dari narkoba.
Juga sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah untuk bebas dari penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.
Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sumber Daya Manusia, Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd.
Apabila hasil tes urine ada yang yang teridentifikasi positif, pihaknya akan tunduk dan patuh terhadap kebijakan BNN sebagai institusi pemberantasan narkoba.
“Undiksha pasti akan tunduk dan patuh dan pasti akan tetap memberikan pendampingan atau apapun yang diperlukan agar program pemerintah ini berjalan baik dan benar,” tegasnya.
Apresiasi andil Undiksha
BNN Bali mengapresiasi Undiksha yang turut andil dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika.
Apresiasi ini disampaikan AKBP I Ketut Suandika, S.H., M.H., Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Bali.
“Jadi kita bersama Undiksha bersinergi bersama untuk menciptakan Bali Bersinar (Bersih dan Bebas Narkoba) dalam rangka perang melawan narkoba, terangnya.
“Atau War On Drugs,” imbuhnya lagi.
AKBP Suandika melanjutkan bahwa sejauh ini kesadaran masyarakat maupun instansi, baik pemerintah, lembaga pendidikan, dan swasta sudah mulai aktif.
Mereka bergerak untuk melawan narkoba melalui berbagai kegiatan, seperti edukasi atau sosialisasi, melaksanakan tes urine, dan lain sebagainya. (fJr/hms/JP)



