
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Harga daging sapi di Buleleng menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H naik. Kenaikan harga daging sapi ini berdasarkan pantauan di Pasar Anyar Singaraja pada hari Selasa, 18 April 2023 pagi.
Muhammad Afdaluddin Effendy, pedagang daging sapi di Pasar Anyar; menyebutkan bahwa kenaikan harga sebesar lima ribu rupiah. Kenaikan harga ini berkisar antara Rp110 ribu sampai Rp115 ribu, dari harga normal yakni Rp95 ribu sampai Rp110 ribu.
“Kalau sekarang naik, dari harga normal Rp110 ribu ke Rp115 ribu per kilogram, naik lima ribu rupiah per kilogram,” ujar Effendy.
Terkait dengan bagian favorit, Effendy menyebutkan bahwa daging bagian paha dan has menjadi favorit pembeli.ย Selain bagian tersebut, bagian seperti iga, jeroan, hati, limpa, jantung, punggung, dan babat juga menjadi incaran pembeli.
“Yang jadi favorit, daging paha sama daging has. Kalau di kelas dua bagian rawanan,” sebutnya.
“Kami menggunakan jenis sapi Bali,” imbuhnya.

Mendekati hari raya Idul Fitri 1441 H, pemakaian sapi untuk dijual juga meningkat dari biasanya satu ekor sapi, kini meningkat menjadi tiga ekor sapi per hari.
“Pemakaian sapi tergantung situasi, kalo hari biasa satu sapi, kalau hari raya sampai tiga sapi,” kata Effendy.
Pembelian daging sapi pun beragam, Effendy menyebutkan beda kelas masyarakat akan berbeda pula berat pembelian daging.ย Seperti untuk keperluan rumah tangga, rata-rata pembelian berkisar satu per empat kilogram.
“Kalau untuk usaha sampai tiga kilogram,” tambah Effendy. (fJr/JP)



