Jaga Tradisi dan Kebersamaan, Wabup Guru Pandu Hadiri Upacara Suci dan Pertemuan Adat di Rendang

KARANGASEM, Jarrakposbali.com | Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa,SH.,MH., yang akrab disapa Wabup Guru Pandu menghadiri sejumlah rangkaian kegiatan keagamaan dan pertemuan adat di wilayah Kecamatan Rendang, pada Sabtu (7/3/2026). Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Karangasem ini menjadi wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian adat, budaya, serta penguatan hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan pertama yang dihadiri adalah undangan Tawur Tabuh Gentuh lan Karya Ida Bhatara Turun Kabeh, Catur Lawa Ngaturang Jatu yang berlangsung di Penataran Agung Besakih. Upacara sakral tersebut merupakan bagian dari rangkaian karya besar yang dilaksanakan di kawasan suci Pura Agung Besakih, dan diikuti oleh Sabha Catur Lawa sebagai bentuk bakti serta pengabdian kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Suasana khidmat tampak mewarnai jalannya upacara yang dihadiri oleh para pemangku, tokoh adat, serta masyarakat dari berbagai wilayah. Prosesi ini tidak hanya memiliki makna spiritual yang mendalam, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan umat Hindu melalui kebersamaan dalam pelaksanaan yadnya.
Usai mengikuti rangkaian upacara tersebut, Wabup Guru Pandu melanjutkan agenda dengan menghadiri rapat di Pura Ratu Pasek Catur Lawa. Pertemuan ini membahas pembentukan panitia pelaksanaan upacara melaspas yang direncanakan akan dilaksanakan pada 16 April mendatang di Lempuyang Madya.
Dalam rapat tersebut, para tokoh adat dan pengurus pura berdiskusi mengenai berbagai persiapan teknis maupun nonteknis guna memastikan pelaksanaan upacara berjalan lancar dan sesuai dengan tata upacara yang berlaku. Wabup Guru Pandu menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga dan merawat warisan budaya serta tradisi leluhur.
Pada kesempatan yang sama, Wabup Guru Pandu juga menghadiri undangan syukuran sederhana yang digelar oleh masyarakat Banjar Adat Poh. Syukuran tersebut dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas rampungnya pengaspalan jalan menuju Pura Sana Poh, yang berada di sekitar kawasan Kantor LPD Banjar Adat Poh.
Rampungnya pengaspalan jalan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya saat melaksanakan kegiatan keagamaan di pura tersebut. Selain meningkatkan kenyamanan umat yang hendak sembahyang, infrastruktur yang lebih baik juga mendukung kelancaran aktivitas sosial dan adat masyarakat setempat.
Melalui kehadirannya dalam berbagai kegiatan tersebut, Wabup Guru Pandu menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk terus mendukung pelestarian adat, budaya, dan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, kekuatan budaya dan nilai-nilai kebersamaan yang hidup di masyarakat merupakan fondasi penting dalam membangun Karangasem yang harmonis, berkarakter, dan berkelanjutan.
“Kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berpihak pada nilai-nilai kearifan lokal,” ungkapnya.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang terus terjaga, diharapkan berbagai kegiatan adat dan keagamaan di Karangasem dapat terus lestari serta menjadi sumber kekuatan dalam membangun daerah menuju masa depan yang lebih baik.(Rno)



