
SINGARAJA, jarrakposbali.com – Sebanyak 45 PPK di Buleleng dilantik menjelang Pemilu 2024.
Pelantikan 45 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng berlangsung pada hari Senin, 2 Januari 2023.
Pelantikan ini dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang kedua kegiatan ini berlokasi di Hotel Banyualit, Lovina, Buleleng.
Dengan dilantiknya mereka dari sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng, PPK diharapkan mampu menunjukkan jati diri sebagai panglima demokrasi.
Tentunya dengan independen yang juga sebagai perpanjangan tangan dari KPU pada Pemilu 2024 mendatang.
Harapannya, PPK dapat membangun komunikasi serta koordinasi dan bekerja sama aktif bersama camat dan kepala desa/lurah di wilayahnya masing-masing.
Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan; menjelaskan bahwa Pemilu 2024 harus berjalan dengan kerja bersama.
Untuk itu, PPK pun diharapkan ikut andil mensukseskan jalannya Pemilu 2024 dengan integritas serta sesuai dengan Standar Pelaksanaan Pemilu 2024 yang sudah dibuat sebelumnya.
“Maka dari itu saya berharap PPK yang dilantik kali ini, kinerja dan koordinasinya harus baik bersama KPU,” ujar Lidartawan.
30 persen PPK perempuan
Sementara itu, Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana; menyebutkan bahwa PPK di setiap kecamatan sudah terdapat 10 orang perempuan, kecuali di Kecamatan Seririt.
Hal ini tentu saja sudah memenuhi kuota keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen dalam PPK di Pemilu 2024 sesuai dengan syarat.
“Seleksi yang terselenggara membuktikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk ikut sebagai penyelenggara pemilu,” jelasnya.
Berkaitan dengan tugas, Dudhi Udiyana menjelaskan bahwa tugas PPK yakni menyelenggarakan tahapan Pemilu tingkat kecamatan sesuai regulasi yang ada.
Seperti pemutakhiran data pemilih dan mengkoordinir Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk melaksanakan pemutakhiran data pemilih di tingkat desa/kelurahan.
PPK juga berkoordinasi dengan pemangku wilayah terkait pelaksanaan Pemilu dan mengatasi kendala yang ada sehingga bisa mengurangi resiko lebih awal.
“Setelah dilantik PPK ini sudah melakukan tugasnya, yang sekarang sedang berjalan yaitu proses pelaksanaan rekruitmen PPS,” tutupnya. (fJr/Ag/JP)



