Audit LKPD 2025 Dimulai, Pemkab Karangasem Siap Tunjukkan Tata Kelola Bersih

KARANGASEM, Jarrakposbali.com – Pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel kembali ditegaskan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam kegiatan penyambutan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali oleh Pemerintah Kabupaten Karangasem yang berlangsung di Wantilan Sabha Prakerti, Pada Kamis (9/4/2026).
Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, SH., MH., yang lebih dikenal dengan sebutan Guru Pandu, hadir mewakili Bupati Karangasem untuk menyambut langsung kedatangan tim auditor BPK. Kehadiran BPK kali ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses pemeriksaan laporan keuangan daerah, yang diawali dengan Entry Meeting atau rapat awal sebelum dilaksanakannya audit secara menyeluruh terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Dalam suasana yang penuh keseriusan namun tetap hangat, Wakil Bupati Guru Pandu menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk memastikan tata kelola keuangan daerah berjalan sesuai prinsip-prinsip good governance. Pemeriksaan yang akan berlangsung selama 35 hari ke depan ini diharapkan mampu memberikan gambaran objektif terkait pengelolaan anggaran daerah, sekaligus menjadi sarana evaluasi untuk perbaikan ke depan.
“Pemerintah Kabupaten Karangasem berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan ini. Kami menginstruksikan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan jajaran terkait agar bersikap kooperatif, responsif, serta membuka akses data seluas-luasnya kepada tim BPK,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keterbukaan informasi dan kejujuran dalam penyajian data merupakan kunci utama dalam menciptakan kepercayaan publik. Menurutnya, pengawasan yang dilakukan oleh BPK bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dikelola benar-benar digunakan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Guru Pandu mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan proses audit ini sebagai refleksi bersama dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan. Dengan pengawasan yang ketat dan sistem yang transparan, diharapkan tidak ada lagi potensi kebocoran anggaran yang dapat merugikan masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa uang rakyat kembali sepenuhnya untuk rakyat, dalam bentuk program-program pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas. Ini adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan integritas,” imbuhnya.
Sementara itu, Tim BPK Perwakilan Provinsi Bali menyampaikan bahwa Entry Meeting ini merupakan langkah awal untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang baik antara auditor dan pemerintah daerah. Pemeriksaan yang dilakukan nantinya akan mencakup berbagai aspek pengelolaan keuangan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.
Dengan dimulainya proses audit ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan terbuka. Harapan besar pun disematkan agar hasil pemeriksaan nantinya dapat semakin meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa transparansi bukan hanya slogan, melainkan komitmen yang terus dijaga demi mewujudkan Karangasem yang AGUNG (Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, Gemah Ripah Loh Jinawi). (Rno)



