
BADUNG, jarrakposbali.com β Pada Senin 6 April 2026 siang itu di Mangupura terasa berjalan sedikit lebih teratur dari biasanya. Di Ruang Rapat Gosana II, percakapan tentang angka dan aliran air bertemu dalam satu meja. Komisi III DPRD Badung menggelar rapat kerja yang tidak hanya membahas target pendapatan daerah, tetapi juga hal yang lebih dekat dengan keseharian warga, yaitu ketersediaan air bersih.
Rapat kerja yang berlangsung sepanjang hari itu diisi dengan dua fokus yang sering kali berjalan berdampingan. Pada sesi pertama, bersama Badan Pendapatan Daerah, pembahasan mengarah pada upaya menjaga ritme penerimaan daerah tetap stabil. Diskusi berjalan cukup detail, mulai dari evaluasi capaian hingga pendekatan yang bisa dilakukan untuk memperkuat potensi yang sudah ada.
Siang harinya, perhatian beralih ke Perumda Air Minum Tirta Mangutama. Di banyak kasus, pembahasan soal air tidak hanya berhenti pada distribusi, tetapi juga menyangkut perencanaan jangka panjang. Infrastruktur, kualitas layanan, dan keberlanjutan menjadi bagian dari percakapan yang terus diulang, karena kebutuhan masyarakat juga terus berkembang.
Yang menarik, gagasan pembangunan reservoar di kawasan perumahan kembali mengemuka. Ide ini terasa cukup relevan, terutama di wilayah yang pertumbuhan huniannya berjalan cepat. Pemanfaatan fasilitas umum yang sudah diserahterimakan dinilai bisa menjadi jalan yang lebih efisien untuk memperluas jangkauan layanan air bersih.
βPerumda Air Minum Tirta Mangutama dapat membangun reservoar di perumahan-perumahan dengan memanfaatkan fasum yang telah diserahterimakan. Ini untuk menyediakan sekaligus meningkatkan jangkauan pelayanan air bersih kepada masyarakat,β ujar Ketua Komisi III DPRD Badung, I Made Ponda Wirawan.
Pada akhirnya, rapat seperti ini sering kali menjadi ruang untuk menyelaraskan hal-hal yang terlihat berbeda, antara angka di laporan dan kebutuhan nyata di lapangan. Dari pendapatan daerah hingga distribusi air, semuanya bermuara pada satu hal yang sama, yaitu bagaimana pelayanan publik bisa terasa lebih dekat dan lebih merata bagi masyarakat Badung.(JpBali).



