Berita

Begini Aksi Kucing-Kucingan Pelaku Pengiriman Sapi Bali ke Jawa Saat Kuota Telah Habis

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Jika sebelumnya, aksi pengiriman sapi Bali ke luar daerah (Jawa) marak dan terang-terangan, Minggu 28 April 2024 malam, pengirimannya justru terkesan kucing-kucingan dengan petugas.

Untuk diketahui, pasca pemberitaan maraknya pengiriman sapi Bali ke Jawa setelah kuota Januari hingga April telah habis, infonya sejumlah aparat kepolisian melakukan pengecekan pengiriman sapi ke Jawa di Gilimanuk.

Namun diduga para pelaku pengiriman sapi tersebut sudah mengetahui keberadaan petugas, sehingga mereka memilih untuk menunda pengirimannya dan memilih ngumpet di tempat yang aman.

Saat awak media mengkonfirmasi ke Kantor Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk, petugas jaga saat itu menyampaikan sejak pagi hingga malam pukul 23.00 Wita, belum ada pengiriman sapi ke luar daerah (Jawa), satu ekorpun.

“Kalau sehari sebelumnya memang ada pak, tapi untuk hari ini (Minggu, 28 April 2024) dari pagi hingga malam ini belum ada satupun pengiriman sapi,” ujar salah satu petugas Karantina Gilimanuk.

Namun saat dilakukan pengecekan ke Kandang Karantina Gilimanuk, didapati ada empat unit truk Hino bermuatan sapi parkir. Diduga truk-truk bermuatan sapi tersebut sengaja parkir di area kandang Karantina, menunggu waktu yang tepat untuk menyeberang ke Jawa.

Tak lama berselang, datang lagi dua unit truk Hino bermuatan sapi dari arah timur dan masuk ke area kandang karantina. Petugas Karantina juga terlihat memeriksa dukumen dari sapi-sapi tersebut. Namun, lagi-lagi sapi-sapi tersebut tidak kunjung diseberangkan ke Jawa.

“Kalau sekarang petugas kepolisian masih banyak, jelas itu tidak berani nyebrang. Paling nanti nyebrangnya setelah petugas bubar,” ujar salah satu petugas pelabuhan Gilimanuk, Minggu (28/4/2024) malam.

Pemantauan di pelabuhan Gilimanuk, hingga Senin, 28 April 2024 pukul 02.10 Wita, ratusan ekor sapi-sapi Bali yang diangkut beberapa truk besar masih terparkir di area kandang karantina.

Diberitakan sebelumnya, meskipun kuota pengiriman sapi Bali (sapi potong) ke luar daerah pada preode Januari hingga April 2024 telah habis minggu lalu, namun pengiriman sapi Bali ke Jawa tetap marak.

Penanggungjawab Kantor Karantina Pertanian Wilayah Kerja Gilimanuk Nyoman Ludra dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui terkait jumlah kuota pengiriman sapi Bali ke luar daerah.

Namun demikian menurutnya, setiap pengiriman sapi ke Jawa, pihakya selalu melakukan pengecekan surat perijinannya, namun untuk pemeriksaan Ear Tag tidak dilakukan secara detail, melainkan hanya melalui sampel.(ded)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button