Identitas Mayat dalam Got di Melaya Terkuak, Diduga Korban Pembunuhan

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Setelah melakukan penyelidikan itensif, akhirnya identitas jasat perempuan yang ditemukan di got, pinggir jalan raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, kemarin terkuak.
Korban diketahui bernama Gusti Agung Mirah Lestari (42), asal Desa Buduk, Badung. Polres Jembrana dan Polda Bali masih mendalami kasus tersebut. Otopsi terhadap korban telah dilakukan, namun hingga kini hasilnya belum keluar.
“Kami masih menunggu hasil otopsi dari tim forensik. Kami masih menyelediki kasus ini dibantu Polda Bali,” terang Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, Rabu (24/8/2022) kemarin.
Pihak keluarga korban yang mengecek langsung kondisi korban ke Jembrana juga telah memastikan bahwa korban adalah Gusti Agung Mirah Lestari.
“Menurut keterangan krluarga korban, saat pergi dari rumah korban membawa kendaraan serta beberapa barang lainnya,” ujar AKBP Juliana.
Tas informasi tersebut, kemudian dilakukan pendalaman. Petugas saat ini masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan kendaraan korban. Mobil yang dibawa oleh korban sebelumnya memang terpantau melintas ke daerah Jawa.
Itu terpantau hari Minggu, 21 Agustus 2022, sekitar pukul 11 malam lebih. Tapi untuk kejelasannya perlu penyelidikan lebih lanjut. Rekaman CCTV di wilayah pelabuhan juga sudah dicek.
“Jika itu mobil korban kita temukan, mungkin akan ada petunjuk lebih lanjut. Mudah-mudahan nanti ada titik terang. Terutama mengapa mobil tersebut bisa berpindah tangan dan kemudian apa hubungan korban dengan si pembawa mobil ini,” tandasnya.
Dari keterangan pihak keluarga korban diketahui korban sebelumnya pergi mengendarai mobil Honda Brio nopol DK 1792 FAL sejak 21 Agustus 2022.
Kemudian korban ditemukan tewas di dalam got, pinggir jalan raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di kawasan Taman Nasional Bali Barat, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana pada Selasa 23 Agustus 2022 lalu.
Sementara mobil korban dan beberapa barang lainnya seperti handphone milik korban dan dompet berikut identitas korban lenyap. Kuat dugaan korban merupakan korban pembunuhan.(ded)



