
SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Taman Nasional Bali Barat (TNBB) kini mulai kebanjiran wisatawan semenjak memasuki liburan sekolah.
Berbicara mengenai libur panjang, pastilah tidak lepas dari liburan ke destinasi wisata.
Beberapa tempat yang bertujuan sebagai tempat bersantai atau menikmati suasana maupun tempat menambah edukasi menjadi pilihan favorit.
Salah satunya adalah Taman Nasional Bali Barat yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung sejak libur hari raya Galungan dan Kuningan kemarin.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai TNBB, Agus Ngurah Kresna Kepakisan; yang menyebutkan bahwa kunjungan meningkat sejak adanya kebijakan pelonggaran aturan.
Dengan kebijakan tersebut membuat Balai TNBB kemudian membuka dan menambah kuota kapasitas batas kunjungan ke lokasi wisata di kawasan tersebut hingga 50 persen.
βKuota kita tambah menjadi 50 persen yang semula 30 persen. Terkait libur sekolah kunjungannya signifikan,” terang Agus Ngurah Kresna Kepakisan.
“Sekarang terus meningkat, dari domestik mendominasi, wisatawan mancanegara hanya beberapa,β lanjutnya saat ditemui pada Rabu, 22 Juni 2022.
Meningkat di bulan Mei
Berdasarkan data, pada bulan April kunjungan mencapai 1.207 orang dengan rincian dalam negeri 1.029 orang dan wisatawan mancanegara sebanyak 178 orang.
Sementara peningkatan signifikan terjadi di bulan Mei mencapai 3.568 pengunjung dengan rincian domestik 3.111 orang dan mancanegara 457 orang.
Menurut Agus, liburan sekolah menjadi momentum untuk kembali mendongkrak kunjungan ke TNBB yang banyak menyuguhkan satwa liar seperti rusa dan burung khas Jalak Bali.
Tak hanya itu sata, pembukaan spot wisata alam seperti di Pulau Menjangan, Semenanjung Prapat Agung, Labuan Lalang, dan Tegal Bunder terus diserbu wisatawan.
βPaling favorit itu Pulau Menjangan, Karang Sewu dan Parapet Agung,” ucap Kepala Balai TNBB itu.
“Bulan lalu kunjungan bahkan tembus hingga 3.000 lebih. Mudah-mudahan ini terus meningkat,β imbuhnya.
Jumlah ini diprediksi akan terusΒ bertambah hingga mendekati akhir musim liburan tahun ajaran baru sekolah.
Sebagai informasi kuota yang dibuka untuk masing-masing pintu masuk di antaranya Labuan Lalang 235 orang per hari, dan Tegalbunder 35 orang per hari.
Sedangkan di Banyumandi 200 orang per hari dan Karangsewu 300 orang per hari. (fJr/JP)



