Berita

LSM Jarrak Bali Soroti Pengerjaan Rusun UHN di Bangli, Diduga Berbau Amis

 

BANGLI, jarrakposbali.com ! Pembangunan Rusun Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa di Kabupaten Bangli, Bali, telah rampung dikerjakan beberapa waktu lalu.

Namun dalam proses pembangunannya yang menggunakan anggaran Rp 17 Milyar dari Kementerian PUPR tersebut diduga bermasalah dan menjadi sorotan dari LSM Jarrak Bali.

Ketua LSM Jarrak Bali Made Ray Sukarya kepada redaksi jarrakposbali Selasa 7 Nopember 2023 mengatakan, ada bau amis tercium dari pengerjaan proyek asrama untuk mahasiswa Hindu tersebut.

Menurutnya, dari hasil pemantauan timnya di lapangan, proyek tersebut sesuai kontrak, semestinya dikerjakan oleh PT Sultan Sukses Mandiri KSO PT. Bahana Prima Nusantara. Namun kenyataannya, proyek tersebut dikerjakan pihak lain.

Bahkan menurut Ray Sukarya, pengerjaan rusun tersebut disubkan berantai ke perusahan-perusahan lain. Jika ini benar, pihaknya sangat menyayangkan itu bisa terjadi karena berdampak pada kualitas pekerjaan.

“Laporan dari tim kami, pengerjaannya dipindahtangankan berulang kali ke perusahan lain. Ini kan tidak boleh. Contohnya dari perusahan A disubkan ke perusahan B, kemudian perusahan B ke perusahan C, begitu seterusnya,” ujar Ray Sukarya.

Kondisi ini menurut Ray Sukarya tentu saja sangat mempengaruhi kualitas pekerjaan, karena sudah pasti anggaran terus menguap setelah pengerjaannya dipindahtangankan berulang kali ke perusahan-perusahan lain.

Anggaran yang terus menyusut, tentu saja menghasilkan pekerjaan yang tidak sesuai dengan spek tehnis, seperti yang telah ditentukan oleh pemerintah. Dikuatirkan bangunan rusun untuk mahasiswa tersebut tidak akan bertahan lama.

“Karena itu, pihaknya meminta pihak APH untuk segera turun menindaklanjuti informasi tersebut. Jika ditemukan ada pelanggaran hukum, haruslah ditindak tegas,” imbuh Ray Sukarya.

Ray Sukarya juga menegaskan, pihaknya beserta jajaran tetap akan melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pembangunan infrastuktur di Bali yang menggunakan anggaran negara. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan pembangunan tersebut berjalan dengan baik sesuai ketentuan.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button