PERADAH Karangasem Peduli, Jelang Galungan Gelar “Ngejot”

KARANGASEM,JARRAKPOSBALI.com │Dewan Pimpinan Kabupaten Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia Karangasem (DPK PERADAH Indonesia Karangasem) menggelar bakti sosial ke warga kurang mampu, dalam mengimplementasikan konsep Tri Hita Karana (Hubungan Manusia dengan Sesama) dalam menyambut hari raya galungan. Senin, 8 November 2021.
Dalam situasi pandemi Covid 19 sekarang ini menjadi tolak ukur pemuda ini untuk berbagi, apalagi ekonomi masyarakat masih terguncang akan pandemi yang belum tahu kapan wabah ini akan usai.
Peradah Ngejot kali ini dibuat berbeda dari sebelumnya dengan 30 paket be celeng dan 15 paket sembako, yang akan dibagikan kepada warga kurang mampu di 5 (Lima) Kecamatan, yang tempatnya sudah ditentukan.

Ketua DPK PERADAH Indonesia Karangasem I Gede Jaya Wisuddha Prathama menjelaskan “kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap 6 bulan sekali dan menyasar warga yang kurang mampu. Kegiatan ini sebagai bentuk implementasi konsep Tri Hita Karana kaitannya dengan Hubungan Antara Manusia dengan Sesama. Peradah Ngejot kali ini, kami bungkus dalam 2 (dua) kategori yaitu Ngejot be celeng dan ngejot sembako, yang pembagiannya sudah kami evaluasi sebelumnya”, ujarnya.

Ditambahkan, “sekarang kami menyasar lokasi yang lebih luas yaitu 5 (lima) Kecamatan yang ada di Karangasem diantaranya Kecamatan Manggis, Bebandem, Karangasem, Abang dan Kubu. Dan astungkara kedepan kami bisa mencakup semua Kecamatan yang ada di Karangasem”, harapan pemuda yang akrab disapa jay ini.
Di sisi lain Sekretaris DPK Peradah Indonesia Karangasem I Gusti Bagus Usada menjelaskan, “kegiatan sosial ini mungkin kecil, namun ini bentuk kepedulian kami kepada sesama guna meringankan beban mereka pada situasi pandemi dalam menyambut datangnya hari Raya Galungan”, paparnya.

Sementara itu, salah satu warga yang mendampingi penyerahan bantuan be celeng di Kecamatan Karangasem I Gede Putu Prastihana mengatakan, “semoga kegiatan ini terus berlanjut, serta berguna bagi warga kurang mampu sehingga warga kurang mampu juga merasakan penampahan galungan sama seperti warga lainnya dan ini sangat bermanfaat”, tuturnya.
Selain itu kegiatan PERADAH Ngejot be Celeng yang diberikan kepada warga merupakan bentuk rasa peduli kepada sesama guna meringankan beban warga dan menjadi berkah untuk warga penerima bantuan. /je



