Berita

Pendaki Kelelahan di Gunung Batukaru Berhasil Dievakuasi

Tim SAR Gabungan Evakuasi Ibu dan Anak Hingga Dini Hari

jarrakposbali.com, TABANAN – Suasana dingin menusuk tulang di lereng Gunung Batukaru, Tabanan, berubah tegang ketika dua pendaki, seorang ibu dan anak remajanya, tak lagi mampu melanjutkan perjalanan.

Di tengah gelapnya malam, kabar permintaan bantuan menyibak kesibukan tim penyelamat. Mereka berpacu dengan waktu, menembus jalur terjal demi memastikan keselamatan nyawa di ketinggian.

Adalah Iis Rosa Diana Vinta (35) dan Adil (14) yang sejak pagi melakukan pendakian melalui jalur Pura Malen, Kecamatan Pupuan, Tabanan. Namun, perjalanan yang awalnya penuh semangat berbalik menjadi dramatis ketika keduanya kelelahan dalam perjalanan turun.

“Laporan diterima petugas siaga pada pukul 19.55 Wita. Kami langsung memberangkatkan 7 personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Buleleng,” ujar I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Di ketinggian sekitar 1.558 Mdpl, Rosa dan Adil menunggu dengan kondisi menggigil. Tim SAR gabungan yang bergerak dari dua arah berbeda menyiapkan peralatan lengkap untuk menjangkau lokasi.

“Ketika ditemukan, korban dalam keadaan selamat, namun kelelahan dan kedinginan. Kami stabilkan kondisi mereka sebelum proses evakuasi,” jelas Sidakarya.

Proses evakuasi berlangsung penuh tantangan. Tim harus menembus jalur gelap dan licin. SRU pertama akhirnya berhasil membawa keduanya turun pada pukul 00.10 Wita, disusul SRU lainnya yang memperkuat jalur evakuasi.

“Tim SAR gabungan bersama korban tiba di Pura Malen pada pukul 02.10 Wita. Selanjutnya, mereka diantar ke tempat tinggal menggunakan ambulance Bhuana Bali Rescue,” tambahnya.

Drama penyelamatan itu menambah satu catatan panjang operasi SAR di Bali. Malam yang mencekam bagi Rosa dan Adil berakhir dengan lega ketika mereka kembali menginjakkan kaki dengan selamat. Di balik itu, kerja sama lintas unsur SAR kembali menunjukkan betapa pentingnya solidaritas dan kesiapsiagaan dalam menjaga keselamatan pendaki di alam bebas.(JpBali).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button