
JEMBRANA, jarrakposbali.com | Untuk memenuhi janjinya saat kampanye, Bupati Jembrana I Nengah Tamba, membagi-bagikan babi ke desa-desa adat, Minggu, 27 Februari 2022.
Sayangnya, desa-desa adat di Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Pekutatan tidak kebagian rejeki nomplok, tersebut. Pembagian babi hanya diberikan di desa-desa adat yang ada di Kecamatan Jembrana, Negara dan Kecamatan Melaya.
Pembagian satu ekor babi untuk satu desa adat tersebut diberikan menjelang hari Raya Nyepi tahun Caka 1944. Berat babi yang dibagi-bagikan secara gratis tersebut rata-rata 100 KG.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, pemberian babi menjelang hari raya Nyepi tersebut merupakan program pertama kali di Bali.
Pembagian babi secara gratis itu menurutnya merupakan realisasi janji saat kampanye, untuk meringankan beban masyarakat Hindu menjelang hari raya.

“Ini merupakan bentuk yadnya kepada masyarakat, untuk meringankan beban masyarakat menjelang hari raya penyepian,” ujar Tamba, Minggu (27/2/2022).
Program itu menurutnya akan terus berlanjut kedepannya. Namun untuk kali ini pihaknya meminta maaf, karena baru bisa memberikan satu desa satu babi.
“Astungkare pada kesempatan berikutkan kami bisa memberikan lebih,” imbuh Tamba.
Bupati Tamba juga menyebut, bahwa program tersebut tidak ada di kabupaten lain. Program tersebut pendanaannya mengambil dari APBD. Diberikan untuk meringankan beban masyarakat Hindu menjelang hari raya Nyepi.
“Daging babi itu diutamakan untuk sarana upacara. Sisanya baru digunakan untuk keteben,” tutupnya.(ded)



