BeritaDaerah

Wabup Artha Dipa Sambut Kunjungan Mentri BUMN RI, Erick Thohir Dan Nyonya Lisa Erick Thohir

Kunjungan Dalam Rangka Lauching Program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan)

KARANGASEM, jarrakposbali.com | Wabup Artha Dipa menyambut kunjungan kerja Menteri BUMN RI, Erick Thohir dan Nyonya Lisa Erick Thohir dalam rangka Launcing program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) Banjar Creative Space Tahun 2022 yang diselenggarakan serentak di 7 titik di wilayah Bali, salah satunya di Kabupaten Karangasem, Sabtu 1 Januari 2022.

Kunjungan Menteri Erick Thohir ini dipusatkan di Museum Sang Hyang Dedari Giri Amerta Banjar Dinas Geriana Kauh Desa Duda Utara Kec. Selat Kab. Karangasem.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Artha Dipa berterimakasih atas kunjungan yang dilaksanakan pihak Kementerian ke Kabupaten Karangasem. Wabup Artha Dipa mengatakan, Program TJSL Banjar Creative Space memberikan manfaat yang besar bagi kemajuan kerajinan tangan dan industri kecil makanan tradisional Bali.

” Saya berharap dengan program ini, industri-industri lainnyadapat berkembang sebagai potensi daerah Karangasem,”ujarnya.

Dan dapat dilihat di wilayah Karangasem Kec. Selat,  memiliki potensi industri ukiran dari bahan batu padas dan kayu, kerajinan ate dan anyaman bambu.

“Selain itu wilayah Karangasem memiliki industri tenun songket dan endek yang telah mendunia sehingga merupakan potensi daerah untuk meningkatan pendapatan daerah dalam rangka menunjang kesejahteraan masyarakat di wilayah Karangasem,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Erick Tohir mengungkapkan, dengan adanya program TJSL Banjar Creative Space tentunya akan memberikan banyak manfaat untuk memajukan dan memasarkan segala jenis kerajinan tangan dan industri makanan tradisional, agar mampu bersaing dengan produk lokal lainnya yang telah lebih dulu merambah pasar nasional dan internasional.

“Pembangunan pariwisata di Bali selain untuk menarik wisatawan asing juga dapat menarik lebih banyak wisatawan domestik berkunjung ke Bali, ” jelasnya.

Sehingga dapat membangkitkan ekonomi masyarakat dan sektor pariwisata yang selama ini merosot akibat pandemi Covid-19.
Ia pun menyebutkan, dengan adanya varian baru omricon tentunya kita semua berbenah diri sehingga potensi pariwisata yang ada di Bali dapat dikembangkan salah satunya yaitu dengan memajukan potensi kerajinan tradisional dan industri makanan tradisional Bali.(td/JP).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button